Perupa Lampung Rayakan Bulan Menggambar Nasional Lewat Art Camp di Sumur Putri
Teraslampung.com, Bandarlampung -- Puluhan perupa muda dari berbagai daerah di Lampung mengikuti Art Camp bertema “Ruang dalam Garis” di kawasan Wisata Sumur Putri, Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari perayaan Bulan Menggambar Nasional 2026 yang digelar komunitas perupa di berbagai daerah Indonesia.
Di bawah rindang pepohonan kawasan pesisir, para peserta tampak menggambar bersama menggunakan media kertas dan pensil. Mereka datang dari sejumlah daerah seperti Tulang Bawang Barat, Pringsewu, hingga Bandarlampung. Sebagian besar merupakan anggota komunitas seni rupa independen, termasuk Komunitas Biroe atau Kombir.
Ketua Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Lampung, Sapto Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan semangat berkesenian para perupa muda di Lampung masih terjaga. Menurut dia, Bulan Menggambar Nasional di Lampung rutin digelar sejak 2022 dan terus berkembang setiap tahun.
“Kami mengapresiasi kegiatan Bulan Menggambar Nasional yang terus hidup di Lampung. Ini menunjukkan gairah seni rupa di kalangan anak muda masih kuat,” kata Sapto saat membuka kegiatan.
Sekretaris Komite Seni Rupa Lampung, Damsi Tarmizi, menyebut Bulan Menggambar Nasional telah berkembang menjadi gerakan kolektif para perupa Indonesia. Bentuk kegiatannya beragam, mulai dari pameran drawing, workshop, diskusi, hingga lomba menggambar.
“Ini menjadi ruang penting bagi perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia,” ujar Damsi.
Bendahara Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Lampung, Alia Larasati, menilai pertemuan antarperupa penting untuk menjaga ekosistem seni rupa daerah. Menurut dia, ruang-ruang perjumpaan seperti art camp memungkinkan seniman saling bertukar gagasan dan pengalaman kreatif.
Ketua pelaksana kegiatan, Putra Arif Qudsi, mengatakan Art Camp tahun ini diikuti 24 peserta dari berbagai komunitas seni rupa di Lampung. Ia menilai dominasi peserta muda menjadi energi utama kegiatan tersebut.
“Mereka datang bukan hanya untuk menggambar, tapi juga berbagi proses kreatif dan pengalaman berkesenian,” kata Putra.
Koordinator Zona Sumatera atau Swarnadwipa, David, mengatakan rangkaian Bulan Menggambar Nasional akan berlanjut dengan Pameran Drawing Nasional di Galeri Katamsi ISI Yogyakarta pada 18–25 Mei 2026. Pameran itu akan melibatkan perwakilan dari sembilan zona seni rupa Indonesia dan direncanakan dibuka Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Menurut David, karya-karya seniman muda dalam pameran tersebut akan dipresentasikan berdampingan dengan karya sejumlah maestro seni rupa Indonesia seperti Dullah dan Nasirun.
“Harapannya, Bulan Menggambar Nasional bisa semakin dikenal dan diakui sebagai momentum penting bagi seniman Indonesia,” ujar David.

