Bupati Pringsewu Lakukan Penananam Perdana Bibit Anggur di Sumber Agung

Bupati Pringsewu Lakukan Penananam Perdana Bibit Anggur di Sumber Agung

Teraslampung.com, Pringsewu -- Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, melakukan penanaman perdana bibit anggur di Pekon Sumber Agung, Kamis (12/2/2026). 

Penanaman perdana ini penanda dimulainya program ketahanan pangan tahun 2025 di Pekon Sumber Agung.

Bupati mengapresiasi Pekon Sumber Agung masih berkomitmen dalam melaksanakan program ketahanan pangan.

"Semoga ke depannya hasil program ketahanan pangan ini dapat menyuplai program MBG," katanya. 

Berdasarkan Permendesa Nomor 2 tahun 2024 dan Kepmendesa Nomor 3 tahun 2025, bahwa pelaksana dari program ketahanan pangan tahun 2025 adalah BUMDes bagi desa yang sudah memiliki BUMDes.

Demikian halnya Pekon Sumber Agung yang telah memiliki BUMDes dengan nama BUMPekon Sumber Makmur adalah pelaksanan kegiatan ketahanan pangan. Dengan pelaksana program ketahanan pangan adalah BUMDes, diharapkan ada sustainablelity secara ekonomi atau bisnis. 

Sebagai informasi, Pekon Sumber Agung Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu pada pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2025 sebesar Rp 277 juta (20%) dari total dana desa Rp1.382.551.000.

Pilihan tema budi daya hortikultura dengan jenis tanaman anggur sebagai tanaman utama dan tanaman tumpeng sari yaitu bawang merah dan melon. Keterlambatan pencairan Dana Desa tahap 2 berdampak pada keterlambatan pelaksanaan program ketahanan pangan. 

Tahapan pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan persiapan green house dan media tanam supaya tanaman dapat tumbuh dengan baik dan dapat berbuah maksimal.

Menurut Direktur BUMPekon, Jarwanto, luas green house utk tanaman anggur ini seluas 1100 m2, dengan jumlah tanaman anggur sebanyak 250 batang dengan 8 varietas table grape, seperti Andre 53, Cernivristal, Zuraf, Cupidong, Basanti, dan Nip.

Sementara tanaman tumpeng sari bawang merah sebanyak 500 bibit dan melon 200 batang.

Dengan 3 jenis tanaman ini diharapkan BUMPekon Sumber Makmur dapat menghasilkan pemasukan dua bulan sekali, tiga bulan sekali, dan enam bulan sekali. 

Program ketahanan pangan ini ke depannya akan mendapatkan empat hasil. Yakni panen buah anggur, bawang merah, dan melon; agrowisata (wisata petik buah anggur); bibit tanaman anggur, dan media tanam anggur.