Bazar Ramadhan untuk Orang Miskin Diserbu Para PNS
Feaby/Teraslampung.com Foto ini menggambarkan betapa ‘perkasanya’ para PNS dan tersingkirnya warga kurang mampu dalam Bazar Ramadhan yang digelar Pemkab Lampung Utara, Selasa pagi (7/7/2015). Tampak orang yang lebih berhak (pakai ba...
Feaby/Teraslampung.com
KOTABUMI, Teraslampung.com — Bazar Ramadhan yang digelar Pemkab Lampung Utara di halaman bekas makam pahlawan Kotabumi, Lampung Utara, Selasa pagi (7/7/2015) banyak ‘diserbu’ para PNS. Padahal, bazar yang berlangsung hingga tanggal 10 Juli ini sengaja diadakan untuk membantu kaum miskin untuk memenuhi kebutuhannya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pantauan Teraslampung.com di lokasi, para PNS itu terlihat antusias memborong sejumlah sembako yang seharusnya hanya untuk kalangan miskin tersebut.
Salah seorang PNS yang menolak menyebutkan namanya mengaku sengaja mendatangi bazar ini untuk membeli sembako lantaran harganya jauh di bawah harga normal.
“Harganya murah. Makanya saya dan rekan – rekan ke sini,” kata dia sembari menunjukan barang belanjaannya.
Ia mengatakan, tidak tahu bazar tersebut digelar hanya untuk kalangan menengah ke bawah.
“Wah, saya belum tahu kalau memang PNS dilarang berbelanja di sini. Kalau memang ada, saya pasti enggak mau ke sini,” kelitnya.
Menyikapi banyaknya para PNS di lingkungan Pemkab yang turut ‘menyerbu’ bazar, Kabag Perekonomian Pemkab, Sinar Barkah, mengaku tak mempunyai ‘kekuatan’ apa pun untuk mencegah hal itu terjadi. Sebab, menurutnya, pihaknya telah mengimbau para peserta bazar untuk tidak melayani para pembeli yang berstatus PNS. Imbauan ini disampaikan sebelum pembukaan bazar.
“Yang pasti, kami sudah mengimbau para peserta bazar (penjual) untuk tidak melayani PNS,” kata dia lagi.
Menurut Barkah bazar akan berlangsung selama 3 hari ke depan yakni hingga tanggal 10 Juli mendatang. Adapun sembako yang dijajakan para peserta bazar itu di antaranya beras, gula, minyak, telur, tepung, minuman dan ringan srta pakaian.
“Bazar ini menyediakan sembilan bahan pokok. Bagi warga yang ingin berbelanja, masih ada waktu tiga hari lagi,” terangnya.





