Yeriyadi dan Keluarganya Menghilang Sejak Empat Hari Lalu
Feaby/Teraslampung.com Anggota Polres Lampung Utara menjelaskan kepada wartawan tentang menghilangnya Yeriyadi, Selasa (19/1) KOTABUMI–Yeriyadi (38), beserta istri dan kedua putrinya dikabarkan telah menghilang sejak empat hari lalu....
Feaby/Teraslampung.com
| Anggota Polres Lampung Utara menjelaskan kepada wartawan tentang menghilangnya Yeriyadi, Selasa (19/1) |
KOTABUMI–Yeriyadi (38), beserta istri dan kedua putrinya dikabarkan telah menghilang sejak empat hari lalu. ‘Raibnya’ satu keluarga yang tinggal di RT II/LK II, Kelurahan Cempedak, Kecamatan Kotabumi Kota, Lampung Utara itu pertama kali diketahui perangkat Kelurahan setempat.
Menurut Ketua RT II, Samin, pasangan Yeriyadi (38) dan Mulyani (37) beserta kedua anaknya Amelia (11) serta Jihan (4), telah tak kelihatan di kediaman mereka terhitung sejak tanggal 16 Januari. Kendati demikian, ia tak mengetahui penyebab menghilangnya satu keluarga di lingkungannya.
“Tetangga mereka yang memberitahukan kalau Yeriyadi dan keluarganya sudah enggak ada lagi di rumahnya sejak tanggal 16 Januari 2016 silam. Hilangnya mereka sudah dilaporkan ke Polres,” kata dia, saat melapor ke Polres Lampura, Selasa (18/1).
Samin menuturkan, dalam kesehariannya Yeriyadi yang berjualan di pasar itu dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan pendiam. Bahkan, menurut warga RT II/LK II Kelurahan Cempedak, Yeriyadi jarang bergaul dengan para tetangga.
“Kami enggak tahu mereka itu pergi ke mana. Kami juga enggak tahu apakah dia (Yeriyadi,red) ikut organisasi atau aliran tertentu,” kata Samin.
Lurah Cempedak, Sri Sulistiyono , membenarkan Yeriyadi dan keluarganya telah menghilang sejak beberapa hari yang lalu. Ia juga telah menyarankan Ketua RT sekitar untuk melaporkan hal itu ke Polres agar yang bersangkutan dan keluarganya dapat ditelusuri keberadaannya.
“Ketua RT sudah saya sarankan agar melapor ke Mapolres. Saya juga sudah laporkan ini ke pak Camat,” tuturnya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11:37 WIB, anggota Satuan Intelkam Polres Lampura terlihat mendatangi rumah Yeriadi. Pihak Kepolisian bersama perangkat Kelurahan dan warga membuka paksa rumah berdinding papan tersebut.
“Kami langsung memeriksa rumah Yeriyadi tak lama setelah mendapat laporan itu. Tapi, kami belum bisa simpulkan apakah satu keluarga ini menghilang karena ikut dalam kegiatan-kegiatan terlarang,” papar Kanit IV Sat. Intelkam Polres Lampura, Aiptu. Suhaili.



