Terancam Bangkrut, Eks Pedagang Pasar Dekon Lampung Utara: Pak Bupati, Sekali-Kali Tengok Kami
Teraslampung.com, Kotabumi--Apa yang dikawatirkan oleh eks pedagang Pasar Dekon dan Ganefo, Lampung Utara akhirnya terjadi juga. Usaha mereka terancam gulung tikar karena dagangan mereka sepi pembeli.
“Seminggu bisa laku satu barang saja sudah bagus," kata salah seorang eks pedagang Pasar Dekon, Sisi Sindho, Kamis (21/5/2026).
Sisi menuturkan, kondisi ini berbanding terbalik saat masih berdagang di bangunan Pasar Dekon sebelum dirobohkan. Lebaran tahun ini pun, mereka sangat kesulitan menjual barang dagangan mereka. Padahal, saat lebaranlah biasanya mereka dapat meraup keuntungan yang besar.
"Para pembeli sepertinya enggan ke kios-kios sementara yang menjadi tempat berdagang," jelasnya.
Menurut Sisi, seandainya usulan mereka untuk direlokasi di eks gedung Ramayana sampai Pasar Dekon rampung dibangun maka kenyataan pahit ini dapat dihindari. Sayangnya, pemkab tidak memperhatikan usulan itu sehingga lebih dari delapan bulan menghuni kios sementara. Akibatnya, seperti yang sedang mereka rasakan saat ini.
"Pak bupati, wakil bupati, mbok ya sekali-kali tengok kami biar tahu kondisi kami," kata dia.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Ketua Aliansi Pedagang Pasar Kota Kotabumi, Muhammad Budi Hartawan. Para pedagang hanya tinggal menghitung hari untuk bangkrut. Barang dagangan yang tak laku, ditambah utang yang menumpuk merupakan indikasi menuju ke arah sana.
"Barang dagangan susah laku. Gimana enggak bakal bangkrut," jelasnya.
Ia mengatakan, kondisi ini juga kian diperparah dengan proses pembangunan pasar yang baru di bawah 50 persen. Alhasil, belum diketahui pasti kapan mereka dapat menempati kios-kios yang baru. Kepiluan para pedagang semakin sempurna karena sampai saat ini, baik bupati maupun wakil belum pernah melihat kondisi mereka.
"Kalau terus seperti ini, ada baiknya pemerintah ambil alih pembangunannya dengan dana pinjaman Rp150 miliar itu," kata dia.
Pembangunan ulang Pasar Dekon juga sempat disinggung oleh pihak legislatif dalam sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati belum lama ini. Mereka mendesak pemkab menanyakan keberlanjutan pembangunan Pasar Dekon.
Feaby Handana

