Soal Proyek Ornamen Rp730 juta, Ini Jawaban Dinas PUPR Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com Kotabumi–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara ‎berdalih jika proyek perbaikan ornamen tapis lambang senilai Rp730 juta merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak. Sebab, fokus utama proyek ratusan juta itu...

Soal Proyek Ornamen Rp730 juta, Ini Jawaban Dinas PUPR Lampung Utara
Kepala Bidang Cipta Karya di ‎DPUPR Lampung Utara, Aprizal menjelaskan proyek perbaikan ornamen tahun 2022 senilai Rp730 juta

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara ‎berdalih jika proyek perbaikan ornamen tapis lambang senilai Rp730 juta merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak. Sebab, fokus utama proyek ratusan juta itu adalah memperbaiki dinding penahan tanah.

“(Proyek ‎itu untuk memperbaiki) dinding penahan tanah karena memang harus diperbaiki,” dalih Kepala Bidang Cipta Karya di ‎DPUPR Lampung Utara, Aprizal, di kantornya setelah dua hari tak merespons konfirmasi Teraslampung.com melalui aplikasi WhatsApp, Jumat (1/4/2022).

‎Aprizal beralasan, pengadaan proyek tersebut termasuk kebutuhan yang sangat mendesak. Jika tidak segera dilakukan dikhawatirkan dinding yang lama tidak akan cukup kuat menahan tanah yang ada. Dinding itu sendiri berada bagian depan kantor Camat Bukitkemuning yang terletak di pinggir jalan Lintas Tengah Sumatera.

Jika sampai dinding itu ambrol, tanah yang ditahan oleh dinding tersebut akan longsor. Akibatnya, arus lalu lintas akan macet total‎. Rencana proyek itu sendiri hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Lampung Utara tahun 2021.

“Fungsinya agar tidak terjadi longsor, dan juga untuk memperindah bangunan melalui perbaikan ornamen,” tuturnya.

Disinggung apa alasan nama paket proyek dan pembangunan proyek di lapangan itu berbeda jauh, Aprizal terlihat tak menjelaskan secara gamblang. Meski begitu, ia kembali menegaskan, proyek itu tujuan utamanya memang untuk memperbaiki dinding yang berfungsi menahan tanah.

“‎(Proyek itu) masuk Musrenbang 2021. (Proyek) itu
Masuk musrenbang 2021,” kata dia.‎

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara ternyata lebih suka mengalokasikan anggaran Rp730 juta untuk memperbaiki sebuah ornamen ketimbang memusatkan anggaran untuk perbaikan jalan pada tahun 2022 ini.

Pengalokasian anggaran sebesar itu hanya untuk perbaikan ornamen terlihat kurang tepat sasaran. Sebab, kondisi jalanan di Lampung Utara mulai dari desa hingga perkotaan sudah sangat memprihatinkan.‎ Pemandangan genangan air bak sebuah kubangan menjadi pemandangan biasa saat musim hujan saat melintas di Lampung Utara.

Perbaikan ornamen yang menelan anggaran Rp730 juta itu ialah perbaikan ornamen tapis lambang Lampung di daerah Bukitkemuning. Rencana pengadaan proyek ini tertuang pada laman Sirup LKPP. Metode pengadaan ini rencananya akan menggunakan metode lelang.

Proyek ini sendiri spesifikasi pekerjaannya adalah belanja modal bangunan fasilitas umum. Adapun sumber dana proyek itu sendiri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampung Utara tahun 2022.