Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung Siapkan Rp4,5 Triliun Uang Layak Edar saat Ramadan dan Jelang Idulfitri 2026
TERASLAMPUNG.COM, Bandarlampung -- Sebagai salah satu langkah untuk memastikan
pemenuhan kebutuhan uang layak edar bagi masyarakat, sekaligus memperkuat edukasi
mengenai perilaku belanja bijak dan pendalaman pemahaman terhadap nilai Rupiah, Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyelenggarakan Kick Off program Semarak
Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) Tahun 2026 dengan mengusung tema
“Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah”.
Melalui sinergi bersama perbankan, Bank Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai dan mendorong digitalisasi pembayaran guna mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah Lampung selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Pelaksanaan SERAMBI 2026 di Provinsi Lampung menjadi bagian dari langkah nasional di
mana, Bank Indonesia Lampung menyiapkan uang kartal sebesar Rp4,5 triliun, meningkat
28,6% dari tahun sebelumnya. Bersinergi dengan 40 perbankan di seluruh Provinsi Lampung,
pemenuhan kebutuhan ini bertujuan untuk menjamin kecukupan uang layak edar bagi
masyarakat.
Guna meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan, Bank Indonesia memperluas jangkauan layanan kas keliling di berbagai pusat aktivitas keagamaan, baik di dalam maupun di luar Kota Bandar Lampung. Masyarakat yang ingin melakukan penukaran dapat melakukan pemesanan dan memantau jadwal layanan melalui laman resmi https://pintar.bi.go.id.
Adapun paket penukaran uang disediakan maksimal sebesar Rp5.300.000,00 per orang yang mencakup pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000.
Selain ketersediaan uang fisik, Bank Indonesia juga secara masif mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi digital menggunakan QRIS yang menawarkan prinsip CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal) sekaligus sebagai upaya preventif terhadap peredaran uang palsu. Melalui inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan kenyamanan transaksi serta pemahaman yang lebih baik dalam merawat dan menjaga kedaulatan rupiah.
rls



