Pra-FGD LLTT 2026 Digelar, Lampung Selatan Siapkan Fondasi Layanan Sanitasi Berkelanjutan

Pra-FGD LLTT 2026 Digelar, Lampung Selatan Siapkan Fondasi Layanan Sanitasi Berkelanjutan

Teraslampung.com, Bandarlampung — Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Lampung menggelar Pra-Focus Group Discussion (FGD) I untuk mendukung penyiapan implementasi Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan berlangsung secara hybrid dari ruang video conference BPBPK di Bandar Lampung, Kamis, 30 April 2026.

Kepala BPBPK Lampung, Achmad Irwan Kusuma, melalui Kepala Seksi Pelaksanaan 2 Miarka Risdawati, mengatakan forum ini menjadi langkah awal untuk menyusun fondasi implementasi LLTT yang realistis dan berkelanjutan.

“Program ini membutuhkan perencanaan matang, perhitungan rasional, serta kesepahaman semua pihak,” kata Miarka dalam forum tersebut.

Dalam diskusi, peserta membahas sejumlah aspek teknis dan kebijakan, mulai dari pola operasi layanan, perhitungan biaya operasional dan pemeliharaan, hingga penyusunan serta reviu tarif retribusi. Selain itu, turut dibahas penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) dan rencana sensus terhadap 100 kepala keluarga sebagai proyek percontohan.

Pra FGD ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah, antara lain Dinas PUPR, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Kesehatan, hingga UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik. Keterlibatan lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kesiapan implementasi program.

Pemerintah berharap forum ini dapat menyatukan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan layanan sanitasi di Lampung Selatan. Program LLTT dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah.

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, Lampung Selatan dinilai memiliki posisi strategis dalam mencerminkan kualitas pelayanan publik dan kondisi lingkungan. Karena itu, penguatan sistem sanitasi menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing daerah.

Pra FGD ini menjadi tahap awal dalam proses panjang implementasi LLTT, baik dari sisi perencanaan teknis maupun pembangunan komitmen antarlembaga, menuju layanan sanitasi yang efektif dan berkelanjutan. (*)