Harga Emas Antam Turun Tajam, Tertekan Penguatan Dolar AS
Teraslampung.com, Jakarta -- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Pelemahan ini mengikuti pergerakan emas global yang tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan data resmi Antam, harga emas satu gram di butik Logam Mulia Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, berada di level Rp2.818.000. Angka ini turun Rp42.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.
Penurunan tersebut terjadi setelah pada Sabtu lalu harga emas sempat naik tipis Rp3.000 menjadi Rp2.860.000 per gram. Koreksi tajam pada awal pekan ini sekaligus menghapus kenaikan sebelumnya.
Harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami penurunan dengan nilai yang sama. Antam menetapkan harga buyback di level Rp2.585.000 per gram, turun Rp42.000 dari posisi sebelumnya.
Pergerakan harga emas domestik sejalan dengan tren global. Pada perdagangan Jumat pekan lalu, harga emas dunia ditutup di level US$ 4.747,49 per troy ons, turun 0,34 persen secara harian. Meski demikian, secara mingguan logam mulia itu masih mencatat kenaikan 1,54 persen.
Tekanan terhadap harga emas berlanjut pada awal pekan ini. Hingga Senin pagi, harga emas global tercatat turun 2,01 persen menjadi US$ 4.651,94 per troy ons.
Penurunan ini dipicu oleh menguatnya dolar AS, yang kembali naik ke level 99,13 setelah sempat bertahan di kisaran 98 dalam dua hari sebelumnya. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang mendorong investor beralih ke dolar sebagai aset aman.
Oyos Saroso HN

