Masuk Lima Besar PKPD Lampung, Bupati Egi: Penghargaan Hanya Bonus
TERASLAMPUNG.COM, Kalianda — Kabupaten Lampung Selatan masuk lima besar kabupaten terbaik dalam penilaian Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Provinsi Lampung 2026. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kini menjalani tahap verifikasi faktual untuk menentukan hasil akhir penilaian.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan penghargaan bukan target utama pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan. Menurut dia, ukuran keberhasilan pembangunan adalah manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Penghargaan itu bukan tujuan utama, melainkan bonus. Tujuan utama kami adalah menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Egi saat verifikasi faktual PKPD di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa, 7 Juli 2026.
Egi mengatakan proses penilaian PKPD dapat menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang menyelenggarakan penilaian tersebut.
Menurut Egi, apa pun hasil akhir PKPD 2026 akan menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk memperbaiki kualitas pembangunan di Lampung Selatan.
Lampung Selatan lolos lima besar setelah melewati tahap administrasi. Dalam tahap verifikasi faktual, tim penilai memeriksa kesesuaian antara dokumen perencanaan, pelaksanaan program, dan hasil pembangunan di lapangan.
Tahapan verifikasi diawali pemaparan mekanisme penilaian oleh Tim Penilai Utama yang dipimpin Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian Bappeda Provinsi Lampung Endang Wahyuni. Selanjutnya, Tim Penilai Independen melakukan verifikasi terhadap sejumlah aspek pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto mengatakan capaian daerah dalam proses PKPD merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Seluruh capaian yang diraih Kabupaten Lampung Selatan merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah bersama DPRD, akademisi, dunia usaha, media, hingga masyarakat,” ujar Supriyanto.
Supriyanto memaparkan sejumlah indikator pembangunan Lampung Selatan sepanjang 2025. Di antaranya pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, serta penguatan sektor kesehatan, pendidikan, reformasi birokrasi, dan tata kelola pemerintahan.
Ia meminta seluruh pihak memberikan informasi secara objektif kepada tim penilai selama proses verifikasi berlangsung.
Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, penilaian PKPD bukan semata-mata kompetisi antardaerah. Proses tersebut juga menjadi kesempatan untuk menguji apakah perencanaan pembangunan yang disusun pemerintah benar-benar diterjemahkan menjadi program yang memberikan hasil bagi masyarakat.
Egi menegaskan pemerintah daerah akan tetap menjadikan pembangunan yang berdampak sebagai prioritas, terlepas dari hasil penilaian PKPD 2026.
“Penghargaan hanyalah bonus,” kata Egi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0






Comments (0)