Urus Administrasi dari Ponsel, Lastri Jadi Andalan Desa Karang Pucung di Lomba Desa 2026

Jun 25, 2026 - 13:00
Updated: 7 minutes ago
0 1
Urus Administrasi dari Ponsel, Lastri Jadi Andalan Desa Karang Pucung di Lomba Desa 2026

TERASLAMPUNG.COM, Way Sulan — Warga Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, kini dapat mengurus sejumlah administrasi desa melalui telepon pintar. Layanan itu tersedia melalui inovasi Lastri (Layanan Terpadu Surat Terintegrasi) yang menjadi salah satu unggulan desa dalam Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung 2026.

Inovasi tersebut dipaparkan Pemerintah Desa Karang Pucung dalam klarifikasi lapangan Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung di Aula Desa Karang Pucung, Kamis, 25 Juni 2026.

Melalui Lastri, warga dapat mengajukan berbagai dokumen administrasi tanpa harus mendatangi kantor desa. Pemerintah desa menyebut sistem tersebut memangkas waktu pelayanan dan memudahkan warga yang membutuhkan layanan administrasi.

Kepala Desa Karang Pucung Yuliyana Fathul Munir mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari upaya pemerintah desa memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus tata kelola pemerintahan.

“Pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu langkah yang kami lakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien kepada masyarakat,” kata Yuliyana.

Lastri dikembangkan sebagai bagian dari konsep Smart Village yang diterapkan Desa Karang Pucung. Digitalisasi tidak hanya digunakan untuk layanan surat-menyurat, tetapi juga untuk penyediaan informasi desa.

Pemerintah desa menyediakan Command Center sebagai pusat informasi dan pendukung pelayanan masyarakat. Fasilitas tersebut ditujukan untuk memudahkan warga memperoleh informasi secara cepat dan transparan.

Desa Karang Pucung juga mengembangkan perpustakaan digital dan pojok literasi. Warga dapat mengakses bahan bacaan secara daring untuk mendukung kegiatan belajar dan meningkatkan akses terhadap informasi.

Digitalisasi pelayanan menjadi salah satu strategi Desa Karang Pucung menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa berupaya mengurangi ketergantungan pada layanan tatap muka sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi.

Dalam Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung 2026, inovasi tersebut menjadi bagian dari indikator yang dipaparkan pemerintah desa kepada tim penilai.

Lastri dan ekosistem digital yang dikembangkan Desa Karang Pucung menunjukkan upaya pemerintah desa mengubah layanan administrasi yang sebelumnya membutuhkan kehadiran fisik menjadi layanan yang dapat diakses dari perangkat pribadi warga.

Namun, keberhasilan inovasi tersebut pada akhirnya bergantung pada kemudahan penggunaan, keterjangkauan akses internet, serta kemampuan pemerintah desa memastikan layanan digital tetap dapat digunakan oleh seluruh kelompok masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User