Bupati Egi Tawarkan Lampung Selatan sebagai Gerbang Investasi Sumatera

Aug 28, 2026 - 12:49
0 7
Bupati Egi Tawarkan Lampung Selatan sebagai Gerbang Investasi Sumatera

Teraslampung.com, Tangerang — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menawarkan Lampung Selatan sebagai pintu masuk investasi ke Sumatera. Posisi geografis dan konektivitas wilayah itu, menurut Egi, menjadi modal untuk menarik investor mengembangkan potensi daerah.

Egi menyampaikan tawaran tersebut saat menjadi pembicara dalam Business & Partnership Matching Komoditi dan Investasi Daerah, bagian dari Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).

“Lampung Selatan ini ibaratnya adalah beranda Sumatra. Kami punya airport, kami punya pelabuhan,” kata Egi dalam forum yang dihadiri kepala daerah, investor, pelaku usaha, buyer, dan perwakilan diplomatik negara sahabat.

Menurut Egi, Lampung Selatan memiliki sejumlah komoditas dan potensi yang dapat dikembangkan, antara lain sektor pariwisata, pertanian, dan perkebunan. Keberadaan pelabuhan dan bandara dinilai memperkuat posisi daerah tersebut sebagai penghubung Jawa dan Sumatra.

“Kami berharap Lampung Selatan tidak hanya dilewati, tetapi bisa menjadi tempat untuk disinggahi,” ujarnya.

Egi mengatakan pemerintah daerah tidak ingin investasi berhenti pada masuknya modal. Investasi, kata dia, harus mampu menciptakan nilai tambah terhadap komoditas daerah sekaligus membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Karena itu, dia mendorong hilirisasi komoditas unggulan. Pengolahan hasil produksi di daerah dinilai dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pihak swasta itu ingin yang pasti-pasti saja, ingin simple. Ini yang coba dari pihak regulator diberikan,” kata Egi.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, dia melanjutkan, berupaya menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Salah satunya melalui penyederhanaan regulasi dan komunikasi yang lebih efektif dengan calon investor.

Egi mengatakan forum Business & Partnership Matching menjadi ruang untuk mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan dunia usaha. Dia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada promosi, melainkan berlanjut menjadi kerja sama konkret.

“Tidak ada daerah yang mampu berkembang sendiri. Tidak ada daerah yang hidup besar tanpa kolaborasi,” ujar dia.

Menurut Egi, kolaborasi antara pemerintah dan swasta diperlukan untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

“Kolaborasi bukan hanya tentang bekerja sama, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan nilai bersama yang lebih besar lagi,” katanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User