Terduga Pembunuh Satu Sekeluarga di Tulangbawang Tewas Ditembak Polisi 

Oct 06, 2026 - 09:00
Updated: 2 hours ago
0 5
Terduga Pembunuh Satu Sekeluarga di Tulangbawang Tewas Ditembak Polisi 
Terduga pelaku AF (Foto: Ist)

Teraslampung.com, Tulangbawang — Ahmad Fathony, 35 tahun, terduga pelaku pembunuhan tiga anggota keluarganya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, tewas ditembak polisi pada Senin sore, 5 Oktober 2026.

Ahmad ditemukan di wilayah Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. Polisi menembaknya setelah ia disebut melawan saat hendak ditangkap dan menyerang petugas menggunakan sebilah pisau.

Ahmad diduga membunuh kakak kandungnya, kakak iparnya, serta keponakannya. Ketiga korban ditemukan tewas di rumah mereka di RT 02 RW 06, Kampung Purwa Jaya, pada Senin pagi.

Kapolres Tulangbawang Ajun Komisaris Besar Polisi Adri Bhirawasto mengatakan penangkapan terhadap Ahmad dilakukan sekitar pukul 17.30 WIB. Tim gabungan yang mengejar tersangka terdiri atas Direktorat Intelkam Polda Lampung, Tekab 308 Polres Lampung Timur, dan Tekab 308 Polres Tulangbawang.

"Tim gabungan terdiri dari Tekab 308 Polres Tulangbawang, Tekab 308 Polres Lampung Timur, serta Direktorat Intelkam Polda Lampung," kata Adri pada Senin, 5 Oktober 2026.

Polisi melacak Ahmad setelah dia melarikan diri dari Tulangbawang. Petugas kemudian mencegatnya ketika melintas di Jalan Raya Desa Toto Harjo, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

Saat hendak diamankan, Ahmad disebut berusaha kabur dan menyerang polisi menggunakan pisau. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, menurut Adri, tersangka tetap melakukan perlawanan.

"Di saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melarikan diri dan mencoba menyerang petugas menggunakan sebilah pisau," ujar Adri.

Polisi kemudian menembak Ahmad. Tembakan itu menyebabkan dia tewas.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sebilah pisau bergagang paralon berwarna putih, sepeda motor Yamaha Fino berwarna biru-putih, dan helm berwarna merah muda.

Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Tewas

Sebelumnya diberitakan tiga anggota keluarga ditemukan meninggal di rumah mereka di Kampung Purwa Jaya. Ketiganya adalah R, 69 tahun, seorang wiraswasta; H, 56 tahun, ibu rumah tangga; dan DKP, 14 tahun, seorang pelajar.

H merupakan kakak kandung Ahmad. Sedangkan R adalah kakak iparnya dan DKP merupakan keponakannya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB oleh SR, 32 tahun, anak korban. Saat tiba di rumah, SR mendapati pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

SR memanggil para anggota keluarganya berulang kali. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Karena curiga, dia kemudian membuka paksa pintu.

Di dalam rumah, SR menemukan tiga anggota keluarganya telah meninggal dunia. Dia lalu memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga sebelum melapor kepada polisi.

Personel Polsek Banjar Agung kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 09.10 WIB. Polisi mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan awal. Satreskrim Polres Tulangbawang bersama Unit Reskrim Polsek Banjar Agung selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Dugaan Motif

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebut pembunuhan itu diduga berkaitan dengan persoalan keluarga. Ahmad disebut marah karena keluarganya berencana kembali membawanya untuk menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

Menurut keterangan warga, Ahmad sebelumnya pernah menjalani perawatan karena gangguan kejiwaan. Namun, informasi mengenai kondisi kejiwaan dan dugaan motif tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada kepolisian.

Polisi belum menjelaskan secara rinci motif pembunuhan maupun rangkaian kejadian yang menyebabkan tiga anggota keluarga Ahmad meninggal dunia. Penyidikan masih dilakukan untuk mengungkap latar belakang dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User