Begawi Festival 2026: BEM Unila Promosikan Budaya dan Pariwisata Lampung Selatan

Jul 11, 2026 - 12:13
Updated: 1 hour ago
0 2
Begawi Festival 2026: BEM Unila Promosikan Budaya dan Pariwisata Lampung Selatan

TERASLAMPUNG.COM, Katibung — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung atau BEM Unila menggelar Begawi Festival 2026 di Radin Inten Beach, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Festival ini memadukan promosi budaya, pariwisata, dan kampanye lingkungan.

Mengusung tema “Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas terhadap Kelestarian Lingkungan di Bumi Siger Lampung”, kegiatan tersebut melibatkan ratusan mahasiswa, pelajar, dan relawan dari berbagai daerah.

Begawi Festival tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan potensi budaya dan wisata Lampung Selatan kepada masyarakat yang lebih luas. Sejumlah kegiatan lingkungan dan pertunjukan budaya digelar dalam rangkaian festival.

Budaya Lampung dari dua kelompok adat, Sai Batin dan Pepadun, turut ditampilkan. Penyelenggara menempatkan kebudayaan tersebut sebagai bagian dari upaya mengenalkan warisan lokal kepada generasi muda.

Festival tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung, tokoh adat, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan identitas ketika menghadapi perubahan zaman.

“Kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian identitas daerah melalui penguatan falsafah hidup masyarakat Lampung, khususnya nilai-nilai Piil Pesenggiri,” kata Mirza.

Menurut dia, nilai budaya dapat menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus mempertahankan identitas Lampung.

Zulkifli Hasan juga menyoroti peran adat dalam menjaga persatuan masyarakat. Menurut dia, keberagaman adat dan budaya Lampung semestinya menjadi kekuatan sosial, bukan sumber perpecahan.

“Tokoh-tokoh adat adalah pemersatu. Kekayaan adat dan budaya jangan sampai menjadi sumber perpecahan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk mempersatukan masyarakat,” ujar Zulkifli.

Selain kebudayaan, Zulkifli mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat Lampung. Ia menyebut pengembangan kawasan wisata dan koperasi desa sebagai salah satu instrumen yang dapat memperkuat ekonomi lokal.

Begawi Festival 2026 menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam isu pembangunan daerah. Melalui kegiatan budaya dan lingkungan, mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mengambil peran dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pelestarian lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang melibatkan generasi muda, terutama dalam pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan perlindungan lingkungan.

Kolaborasi mahasiswa, pemerintah, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas promosi potensi Lampung Selatan sekaligus mendorong pengembangan pariwisata yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kelestarian budaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User