Longsoran Pasir Robohkan Tembok, Warga Hajimena Resah
Teraslampung.com, Natar — Warga Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, dibuat resah oleh aktivitas usaha panglong pasir di sekitar permukiman mereka. Longsoran pasir dari lokasi usaha tersebut diduga menyebabkan tembok pembatas roboh dan menutup akses jalan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Tembok yang roboh diperkirakan memiliki tinggi 3 hingga 4 meter dengan panjang sekitar 15 hingga 20 meter. Puing-puing tembok sempat menutup badan jalan yang biasa dilalui warga.

Bekas reruntuhan tembok panglong pasir menutupi badan jalan.
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Meskipun begitu, warga mengatakan kondisi bisa berbeda jika saat tembok roboh terdapat pengendara sepeda motor atau pejalan kaki yang melintas.
“Kalau pas ada motor atau orang jalan, pasti ketimpa tembok roboh,” ujar Ari, warga yang rumahnya berbatasan langsung dengan panglong pasir tersebut, Senin (5/10/2026).
Menurut Ari, kejadian itu bukan persoalan pertama yang ditimbulkan aktivitas usaha panglong pasir tersebut.
Longsoran pasir disebut kerap masuk ke siring atau saluran drainase di sekitar lokasi sehingga menyebabkan aliran air tersumbat.
Warga telah meminta pertanggungjawaban kepada pegawai yang berada di lokasi usaha. Namun, para pegawai menyatakan mereka hanya pekerja dan tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait perbaikan lokasi.
Pemilik usaha disebut berdomisili di Jakarta. Warga mengaku kesulitan meminta pertanggungjawaban langsung karena para pegawai di lokasi tidak memberikan nama maupun nomor kontak pemilik usaha tersebut.
Warga berharap pemilik usaha segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi tempat usaha agar tidak kembali membahayakan pengguna jalan dan mengganggu saluran drainase di sekitar lokasi.
“Kalau tidak mau bertanggung jawab, lebih baik tutup usaha saja. Jangan mau enaknya sendiri,” kata sejumlah warga.
Warga meminta pengelola memperhatikan aspek keselamatan dan dampak aktivitas usaha terhadap lingkungan sekitar, terutama setelah tembok roboh dan material pasir berulang kali mengganggu saluran air serta akses jalan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)