Beberapa Fakta Dugaan Pembuntutan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, Rumah Kini Dijaga Puluhan Prajurit TNI

Jul 09, 2026 - 18:25
0 18
Beberapa Fakta Dugaan Pembuntutan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, Rumah Kini Dijaga Puluhan Prajurit TNI
Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah

Teraslampung.com, Jakarta – Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kembali menjadi sorotan. Sebelum rumah dinasnya dikabarkan dijaga puluhan prajurit TNI, Febrie lebih dulu disebut menjadi sasaran pembuntutan oleh oknum anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri saat makan malam di sebuah restoran di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Berikut sejumlah fakta yang mencuat terkait peristiwa tersebut:

1. Diduga dibuntuti saat makan malam

Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 20.00–21.00 WIB. Menurut sejumlah sumber, Febrie yang saat itu datang bersama seorang ajudan dan dikawal Polisi Militer tengah makan di sebuah restoran yang menyajikan hidangan Prancis.

Belakangan, pengamanan terhadap Febrie diperkuat dengan bantuan Polisi Militer melalui Jaksa Agung Muda Bidang Militer. Pengamanan itu disebut berkaitan dengan penanganan sejumlah perkara korupsi besar, termasuk kasus timah, yang sebelumnya juga diwarnai dugaan intimidasi terhadap penyidik Kejaksaan Agung.

2. Penguntit diduga merekam aktivitas Febrie

Tak lama setelah Febrie tiba, dua pria berpakaian sipil yang diduga anggota Densus 88 masuk ke restoran. Salah seorang di antaranya meminta tempat di lantai dua dengan alasan ingin merokok.

Ruangan VIP tempat Febrie berada memiliki dinding kaca sehingga terlihat dari luar. Sumber menyebut pria tersebut tetap mengenakan masker dan mengarahkan alat yang diduga sebagai perangkat perekam ke arah ruangan tempat Febrie berada.

3. Polisi Militer curiga, satu orang diamankan

Merasa gerak-gerik kedua pria itu mencurigakan, personel Polisi Militer yang mengawal Febrie melakukan pengawasan. Saat menyadari aksinya diketahui, kedua pria tersebut berusaha meninggalkan lokasi.

Satu orang berhasil diamankan oleh Polisi Militer, sedangkan seorang lainnya berhasil melarikan diri. Menurut sumber, proses pengamanan berlangsung tanpa keributan.

4. Febrie meminta penjelasan kepada Mabes Polri

Setelah seorang terduga anggota Densus diamankan, Febrie disebut menghubungi Kabareskrim Polri saat itu, Komjen Wahyu Widada, untuk meminta penjelasan.

Menurut sumber, Wahyu mengaku tidak mengetahui adanya operasi tersebut dan meminta agar anggota Densus yang diamankan dilepaskan. Namun, Febrie disebut memilih melaporkan kejadian itu kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Jaksa Agung kemudian menghubungi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Setelah komunikasi antarpimpinan berlangsung, anggota Densus yang diamankan dijemput oleh Divisi Paminal Polri.

5. Identitas anggota yang diamankan

Berdasarkan informasi yang beredar, anggota Densus 88 yang diamankan berinisial IM dengan pangkat Bripda. Ia disebut menyamar sebagai pegawai sebuah BUMN berinisial HRM.

Sumber juga menyebut IM diduga menjalankan operasi yang disebut "Sikat Jampidsus" bersama beberapa personel lainnya di bawah komando seorang perwira menengah Polri. Namun, informasi ini belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

6. Respons Kejaksaan Agung

Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengaku belum memperoleh informasi.

"Sampai saat ini saya belum dapat info apa pun soal itu," ujar Ketut kepada wartawan, Jumat, 24 Mei 2024.

7. Respons Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan pembuntutan tersebut.

"Saya baru selesai giat pengamanan WWF di Bali dan masih ada lanjutan meeting beberapa ministry," kata Listyo saat dikonfirmasi, Kamis, 23 Mei 2024.

Sumber: Tempo.co

Catatan: Seluruh kronologi di atas merupakan rangkaian informasi yang beredar dan bersumber dari keterangan sejumlah pihak. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Polri maupun Kejaksaan Agung yang mengonfirmasi secara menyeluruh dugaan operasi pembuntutan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User