Penggeledahan Sejumlah Lokasi Terkait Dugaan Korupsi, Rumah yang Dikaitkan dengan Jampidsus hingga Kafe Ikut Diperiksa
Teraslampung.com, Jakarta – Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor pada Rabu, 8 Juli, hingga Kamis dini hari. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyidikan terhadap sejumlah perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani aparat kepolisian.
Salah satu lokasi yang digeledah berada di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi yang beredar, rumah di Perumahan Golf Hijau itu disebut-sebut berkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Agung mengenai informasi tersebut.
Secara keseluruhan, penyidik memeriksa 12 lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyidikan. Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen, aset, maupun barang bukti lain yang diduga berhubungan dengan perkara yang sedang diusut.
Menurut informasi yang disampaikan kepolisian, penyidikan mencakup dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara untuk PT PLN (Persero), dugaan penyimpangan di PT Asabri pada periode 2020–2025, serta dugaan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan transaksi utang-piutang antara PT CBS dan PT KNI. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan ketiga perkara tersebut.
Salah satu lokasi yang turut digeledah adalah Cafe de'CLAN Signature di Jakarta Selatan. Di tempat itu, penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di balik lemari.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, membenarkan penemuan brankas tersebut. Menurut dia, di dalamnya terdapat uang tunai dalam mata uang asing, yakni dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta sejumlah dokumen yang kini diamankan sebagai barang bukti.
"Brankasnya tersembunyi di balik lemari," ujar Budi kepada wartawan.
Selain kafe tersebut, penyidik juga menggeledah sebuah usaha penukaran valuta asing atau money changer. Lokasi itu diduga memiliki keterkaitan dengan penyelidikan dugaan pencucian uang. Aparat masih menelusuri aliran dana serta dokumen keuangan yang diperoleh dari lokasi tersebut.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dari seluruh lokasi penggeledahan. Penyidik belum menyampaikan nilai uang yang ditemukan maupun menetapkan tersangka baru dalam rangkaian penggeledahan tersebut.
Sementara itu, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan tanggapan resmi mengenai informasi yang mengaitkan penggeledahan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah.*
Sumber: suara.com, tempo.co
--
Disklaimer: Beberapa klaim dalam naskah sumber—seperti kepemilikan rumah, keterkaitan langsung dengan Febrie Adriansyah, maupun hubungan antarkasus—masih memerlukan konfirmasi resmi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0






Comments (0)