Kopi Pagi

Fenomena Angka 2 dalam Pilkada di Lampung

Eko J Saputra TINGGAL sepekan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dige...

Kopi Pagi: Zamanku (Lebih Enak To…)

Tomi Lebang “Lebih enak zamanku to?” Indonesia berwibawa di mata dunia, senyu...

Kopi Pagi: Surat Korrie

Isbedy Stiawan ZS KABAR duka meninggalnya sastrawan dan mantan anggota Dewan ...

Kopi Pagi: Kemenduaan Manusia

Nusa Putra Robin Hood adalah pahlawan. Meski kerjaannya merampok. Tetapi ia r...

Kopi Pagi: Mega-skandal Pertamina

Tomi Lebang Di zaman Soeharto, Pertamina pernah diguncang mega skandal. Sekit...

Kopi Pagi: Dunia Maya dan Tempat Sembunyi yang Aman

Tomi Lebang Belantara media sosial yang luas tak tepermanai membuat banyak pe...

Kopi Pagi: Koalisi Sejati Partai Politik

Nusa Putra Pilpres yang dimenangkan JKW-JK telah melahirkan dua kubu koal...

Kopi Pagi Ahmad Yulden Erwin: Kosmologi Bahagia

bahagia ada pada mata yang menatap darah langit dan bumi bahagia ada pada k...

Kopi Pagi: Syahrul Yasin Limpo

Tomi Lebang Entah bagaimana suasana hati Syahrul Yasin Limpo kini saat ka...

Kopi Pagi Gus Mus: Gelombang Gelap*

Gelombang gelap menyapu negeriku Memedihkan mata dan hatiku Siapa kalian men...

Kopi Pagi: Lisbeth

Tomi Lebang Gadis kecil meringkuk kaku dalam kardus, tak bernyawa, dari mul...

Kopi Pagi: Negeri Salah Urus

Dahta Gautama* Sampah. Kata ini secara harfiah artinya barang yang tak bergu...

Kopi Pagi: Pilihan

Aloys Wisnu Hardana Sudah dua kali akun Facebook saya melebihi batas 5000 t...

Kabar Es Krim

Nusa Putra* Polri masih disibukkan dengan sejumlah masalah. Masalah pergant...

Pengalaman Baru: Menjadi tak Biasa

Oleh: Nusa Putra* Hidup memang mengasyikkan. Sangat pantas disyukuri. Terja...

Kopi Pagi: Perangkap Jabatan

Nusa Putra Orde Baru adalah rezim otoriter. Meskipun selalu mematut-matutka...