SDN 2 Subik dan SMAN 1 Abung Semuli Wakili Lampung pada LSS-UKS Nasional 2019
Feaby|Teraslampung.com Kotabumi–SDN 2 Subik, Abung Tengah dan SMAN I Abungsemuli, Lampung Utara menjadi perwakilan Provinsi Lampung dalam Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) tingkat nasional tahun 2019. Keikutserta...
Feaby|Teraslampung.com
Kotabumi–SDN 2 Subik, Abung Tengah dan SMAN I Abungsemuli, Lampung Utara menjadi perwakilan Provinsi Lampung dalam Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS/M) tingkat nasional tahun 2019.
Keikutsertaan kedua sekolah ini menjadi bukti nyata keberhasilan yang dilakukan oleh pemerintahan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara di bidang pendidikan. Di tahun 2015 silam, Lampung Utara melalui SMPN 7 Kotabumi pernah menyabet juara I nasional dalam perlombaan ini.

Pelbagai persiapan telah dilakukan secara matang dari jauh – jauh hari termasuk dalam menjamu rombongan tim penilai LSS-UKSS/M di aula Tapis kantor Pemkab Lampung Utara, Senin malam (29/7/2019).
Dalam jamuan tersebut, Bupati Agung mengatakan, pentingnya peranan pendidikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hanya pendidikanlah yang dapat mencerdaskan anak bangsa, dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya.
Perlombaan LSS-UKS/M merupakan bagian dari penyiapan kader penerus masa depan bangsa yang peduli terhadap kebiasaan hidup sehat. Kebiasaan hidup sehat hanya dapat dilakukan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan dengan melibatkan unsur pemerintah, sekolah dan masyarakat.

“Saya sangat optimis, pemimpin bangsa ke depan akan lahir dari Kabupaten Lampung Utara,” papar dia.
Usai jamuan malam itu, rombongan tim penilai kemudian beristirahat di lokasi yang telah disiapkan. Baru pada Selasa dan Rabu, rombongan ini bergerak menuju SDN 2 Subik dan SMAN I Abungsemuli untuk memberikan penilaian terhadap SDN 2 Subik dan SMAN 1 Abung Semuli.
Saat mengunjungi SDN 2 Subik, rombongan ini didampingi oleh Wakil Bupati Budi Utomo, Penjabat Sekda (Pj) Sofyan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Toto Sumedi dan Kepala Biro Kessos Setprov Lampung, Ratna Dewi, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Setelah melakukan penilaian, Ketua Tim Penilai LSS-UKS/M Tingkat Nasional tahun 2019, Agung Tri Wahyunto menuturkan, perlombaan ini sejatinya hanya untuk memicu sekolah – sekolah lain supaya turut mengembangkan sekolah sehat dan berkarakter di Lampung Utara ini. Kebiasaan sehat itu dapat dimulai dari kebiasaan makan dan gosok gigi yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat sekolah
“Semoga SDN 2 Subik dan SMAN 1 Abung Semuli dapat membuat sekolah – sekolah lain agar lebih termotivasi untuk mengembangkan kebiasaan sehat,” tuturnya.
Ia kembali mengatakan, proses penilaian tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Penilaian akan dilakukan secara bertahap. Penilaian dilakukan d bulan Agustus dan September. Hasilnya akan diketahui pada 28 Oktober 2019.
“Proses penilaian memang agak lama supaya benar – benar berkualitas karena berpedoman pendidikan karakter yakni olah rasa, olah pikir, olah hati dan olahraga,” jelas dia.
Di tempat sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Toto Sumedi optimistis jika SDN 2 Subik dan SMAN 1 Abungsemuli akan mampu meraih hasil maksimal dalam perlombaan ini.

“SDN 2 Subik dan SMAN 1 Abungsemuli sudah juara di tingkat provinsi. Jadi, kami optimistis kedua sekolah ini akan mampu mengukir prestasi terbaik dalam lomba LSS-UKS/M tahun ini,” katanya.
Usai melakukan penilaian di SDN 2 Subik, Ketua Tim Penilai LSS-UKS/M Tingkat Nasional tahun 2019, Agung Tri Wahyunto beserta rombongan mengunjungi SMAN 1 Abungsemuli pada Rabu (31/7/2019).
Kriteria penilaian LSS-UKS/M memiliki pelbagai kriteria yang harus dipenuhi di antaranya, lingkungan sekolah harus bersih, indah, tertib, rindang, dan memiliki penghijauan. Lalu, memiliki tempat pembuangan, pengelolaan sampah, air bersih serta ruang dan peralatan UKS yang ideal. Tahun ini, ada 24 provinsi yang ikut lomba LSS-UKS/M, dengan peserta 21 SD dan sederajat, 25 MTS sederajat, 25 SMA sederajat, dan 21 taman kanak-kanak (TK).
Advetorial



