Program Wisata Rohani Pemkab Lampura Habiskan Dana Rp 283 Juta/Tahun
Feaby/Teraslampung.com Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara saat bertemu dengan para peserta wisata rohani, di Kantor Pemkab Lampung Utara di Kotabumi, Rabu (6/1/2016). Kotabumi–Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Pemkab L...
Feaby/Teraslampung.com
| Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara saat bertemu dengan para peserta wisata rohani, di Kantor Pemkab Lampung Utara di Kotabumi, Rabu (6/1/2016). |
Kotabumi–Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Pemkab Lampung Utara, M. Erwinsyah mengatakan total biaya yang digelontorkan untuk kegiatan wisata rohani bagi 10 peserta pada tahun 2015 mencapai sekitar Rp283 juta.
“Biaya itu untuk 7 hari mulai dari berangkat hingga pulang ke Lampung Utara. Dua hari di perjalanan, lima hari di lokasi wisata rohani,” kata dia, Rabu (6/1).
Menurut M. Erwinsyah, kesepuluh peserta yang diberangkatkan pada tahun 2015 itu masing – masing terdiri dari 4 pemeluk agama Kristen Protestan dan Katolik, 3 dari pemeluk agama Budha serta 3 dari pemeluk agama Hindu. Lantaran memberangkatkan para pemeluk agama yang berbeda – beda maka tujuan wisata rohani ini disesuaikan dengan keyakinan mereka masing – masing.
“Bagi pemeluk agama Kristen, diberangkatkan menuju Yordania dan Mesir. Kalau pemeluk agama Budha ke Thailand dan pemeluk Hindu diberangkatkan ke India,” terangnya.
Adapun mekanisme ‘perekrutan’ calon peserta wisata rohani tahun 2015, masih kata M. Erwinsyah, pihaknya mengirimkan surat kepada Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) untuk meminta rekomendasi siapa saja yang layak untuk mengikuti program ini. Secara kebetulan, peserta yang mengikuti program ini merupakan para pengurus FKUB.
“Memang peserta wisata rohani ini berasal dari pengurus FKUB. Karena sebelumnya kami mengirimkan surat kepada mereka untuk menentukan siapa yang layak untuk mengikuti program ini,” tutur dia.
Kesepuluh peserta wisata rohani ini berangkat pada tanggal 24 Desember dan tiba di tanah air pada tanggal 31 Desember 2015. Rombongan itu dilepas oleh Asisten II Sekretaris Kabupaten yang mewakili Bupati Agung Ilmu Mangkunegara yang berhalangan hadir.



