Para Guru dan Mitra Paud se-Lamsel Ikut Seminar Neurosains
Iwan J Sastra/Teraslampung.com Bunda PAUD Lampung Selatan Pitka R. Menoza, menerima cinderamata dari Pakar Neurosains drg. Anne Gracia pada Seminar Nasional Kematangan Saraf dan Fungsi Otak Anak Usia Dini untuk Kesinambungan Kalistung yan...
Iwan J Sastra/Teraslampung.com
| Bunda PAUD Lampung Selatan Pitka R. Menoza, menerima cinderamata dari Pakar Neurosains drg. Anne Gracia pada Seminar Nasional Kematangan Saraf dan Fungsi Otak Anak Usia Dini untuk Kesinambungan Kalistung yang diselenggarakan di GSG Kalianda, Selasa (24/2). |
KALIANDA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung Selatan melalui Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Lampung Selatan, menggelar seminar nasional tentang profil kematangan saraf dan fungsi otak anak usia dini untuk kesiapan calistung, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kalianda, Selasa (24/2).
Kegiatan seminar itu dibuka secara langsung oleh Bunda Paud Lamsel Ny. Pitka R Menoza dan dihadiri 900 peserta yang terdiri dari para tenaga pendidik Paud dan Mitra Paud se- Kabupaten Lampung Selatan.
Turut hadiri dalam acara tersebut Ketua Himpaudi Provinsi Lampung Zulfikar Zubir, Sekretaris Dinas Pendidikan Lamsel Firman mewakili Kepala Disdik Drs.H.Burhanuddin, MM serta Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Disdik Lamsel Syamsiah, SE.
Bunda Paud Lamsel Pitka R Menoza dalam sambutannya mengatakan, hakikat pendidikan adalah mengoptimalisasikan seluruh potensi (Kecerdasan) manusia, dan seluruh potensi manusia tersebut tentunya berpusat pada otak.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh peserta bisa mengikuti seminar ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengambil ilmu dan pengetahuan yang berkaitan dengan neorosain terapan untuk kesiapan belajar otak anak,” ujarnya.
Diungkapkannya, sejauh ini kajian neurosains di bidang pendidikan hanya dilakukan oleh beberapa pihak, yakni neurosaintisse mata tanpa melibatkan para pendidik. Oleh karena itu, para pendidiklah yang harus terlibat aktif dalam kajian neurosains dalam rangka pengembangan potensi peserta didik.
“Dengan digelarnya seminar neorosains yang menghadirkan narasumber yang berkompeten, tentunya kesempatan ini hendaknya dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh para peserta seminar yang sebagian besar adalah para pendidik anak usia dini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bunda Pitka menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak penyelenggara dan seluruh peserta yang hadir dalam seminar nasional tersebut, khususnya kepada pakar neurosains drg. Anne Gracia selaku narasumber.
“Saya yakin, kita semua yang hadir ditempat ini tentunya masih asing dengan istilah neurosains, oleh karena itu, saya harap seluruh peserta dapat mengikuti seminar ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat mengambil ilmu dan pengetahuan yang diberikan narasumber agar bisa kembali diterapkan kepada anak didik disekolah maupun lingkungan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Paulina Wirham Riyadi menjelaskan, pelaksanaan seminar nasional tentang profil kematangan saraf dan fungsi otak ini merupakan program Dinas Pendidikan Lampung Selatan yang bertujuan, untuk membekali para tenaga pendidik Paud tentang ilmu pengetahuan seputar profil kematangan saraf dan fungsi otak anak usia dini.
“Para peserta merupakan para tendik paud dan mitra paud yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Kami selaku pihak panitia berharap, semoga ilmu pengetahuan yang diberikan oleh pamateri dalam seminar nasional ini bisa bermanfaat demi kemajuan dan perkembangan dunia pendidikan anak usia dini di kabupaten ini (Lamsel, red),” harapnya.





