Itera Saring Lima Kandidat Calon Rektor 2026–2030

Itera Saring Lima Kandidat Calon Rektor 2026–2030

Teraslampung.com, Jatiagung --Panitia Pemilihan Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengumumkan lima kandidat bakal calon rektor periode 2026–2030 yang lolos tahap penjaringan. Pengumuman disampaikan dalam konferensi pers di Aula Gedung Kuliah Umum 2 Itera, Senin, 6 April 2026.

Ketua panitia, Dr. Abdul Rajak, M.Si., mengatakan lima nama tersebut terpilih setelah melalui seleksi administrasi dari total 13 pendaftar. “Mereka dinyatakan memenuhi persyaratan awal untuk melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Kelima kandidat bakal calon rektor tersebut adalah Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si. dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr. dari IPB University, Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU. dari Universitas Sumatera Utara, serta Prof. Ismunandar, Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung.

Panitia menjadwalkan tahapan lanjutan berupa sesi perkenalan dan penyerapan aspirasi sivitas akademika secara daring pada 13 April 2026. Selanjutnya, para kandidat akan menyampaikan visi dan misi melalui orasi terbuka di kampus Itera pada 20 April 2026.

“Kelima bakal calon akan mengikuti orasi terbuka sebagai bagian dari penyampaian visi dan misi kepada sivitas akademika Itera,” kata Dr. Abdul Rajak.

Setelah itu, senat Itera akan melakukan penyaringan untuk memilih tiga kandidat terbaik. Tiga nama tersebut kemudian diajukan ke kementerian untuk mengikuti tahap pemilihan pada Mei 2026, sebelum pelantikan rektor terpilih yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengapresiasi tingginya minat pendaftar yang mencapai 13 orang dari berbagai institusi, termasuk dari internal kampus.

Menurut dia, para kandidat memiliki rekam jejak dan pengalaman yang dinilai potensial untuk mendorong pengembangan Itera ke depan.

“Secara rekam jejak dan pengalaman, para bakal calon sangat potensial untuk pengembangan Itera ke depan. Semoga dari lima kandidat tersebut terpilih yang terbaik,” ujarnya.

Ia juga menyatakan harapan agar ke depan Itera dapat dipimpin oleh figur internal yang memenuhi persyaratan. “Kelak Itera harus berdiri di atas kaki sendiri dan menjadi kampus besar kebanggaan Provinsi Lampung, Sumatera, dan Indonesia,” kata dia.

Panitia menjelaskan, sejumlah pendaftar dari internal Itera belum lolos seleksi administrasi karena belum memenuhi persyaratan, terutama terkait pengalaman jabatan.

Proses seleksi, kata panitia, dilakukan secara objektif sesuai ketentuan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017.