Bupati Egi: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, tapi Diberdayakan

Jun 09, 2026 - 13:14
Updated: 4 hours ago
0 2
Bupati Egi: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, tapi Diberdayakan

Teraslampung.com, Kalianda — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama meminta perusahaan mengubah orientasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Menurut dia, bantuan kepada masyarakat sebaiknya tidak berhenti pada pemberian barang, tetapi diarahkan pada program produktif yang dapat membuat penerimanya mandiri.

Egi menyampaikan hal itu saat menghadiri penyaluran bantuan CSR PT PLN Nusantara Power bersama Yayasan Peduli Abadi Nusantara di Balai Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyalurkan sejumlah bantuan berupa tongkat untuk lansia, kursi roda, alat bantu dengar, dan paket sembako kepada warga.

Egi mengapresiasi bantuan tersebut. Namun ia meminta perusahaan mulai memperbesar porsi CSR yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi.

Menurut Egi, penyandang disabilitas tidak semestinya ditempatkan sebagai penerima bantuan semata. Mereka, kata dia, memiliki kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan sesuatu apabila mendapat kesempatan serta dukungan yang memadai.

“Saya ingin masyarakat Lampung Selatan menjadi pribadi yang mandiri. Penyandang disabilitas bukan untuk dikasihani, tetapi harus kita motivasi dan jadikan inspirasi,” kata Egi.

Ia mengatakan bantuan sosial yang bersifat konsumtif memang dibutuhkan dalam kondisi tertentu. Namun, jika terus menjadi pola utama, bantuan berisiko menciptakan ketergantungan.

Karena itu, Egi mendorong perusahaan mengarahkan CSR ke pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, akses permodalan, hingga pendampingan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Saya tidak ingin masyarakat memiliki mental ketergantungan. Kalau ada program CSR, saya berharap diarahkan pada kegiatan yang produktif,” ujarnya.

Menurut Egi, pemerintah daerah tidak dapat membangun kemandirian masyarakat sendirian. Kolaborasi dengan perusahaan dan organisasi sosial diperlukan agar program pemberdayaan memiliki kesinambungan.

Manager PT PLN Nusantara Power UP Bandar Lampung, Ali Anwar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran PT PLN Nusantara Power dapat memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Selatan,” kata Ali.

Ali mengatakan perusahaan terbuka untuk memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah dalam program pemberdayaan ekonomi. Bentuknya antara lain pengembangan UMKM dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal.

Ia mengakui perusahaan memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, PLN Nusantara Power, kata dia, akan tetap memberikan dukungan sesuai kemampuan perusahaan.

“Ke depan kami siap mendukung program-program ekonomi berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan di Merak Belantung itu menjadi salah satu bentuk kerja sama pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap pola kolaborasi tersebut bergeser dari sekadar penyaluran bantuan menuju penciptaan kesempatan kerja dan sumber penghasilan baru bagi kelompok rentan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User