Wah, Hasil UN akan Jadi Pertimbangan dalam Seleksi Masuk PTN

Para peserta mengikuti ujian  Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (ilustrasi/dok) JAKARTA, Teraslampung.com–Para siswa SMA/SMK kelas yang akan ikut ujian tahun ini mesti lebih tahun lagi belajar. Pasalnya, pada seleksi masuk PTN...

Wah, Hasil UN akan Jadi Pertimbangan dalam Seleksi Masuk PTN
Para peserta mengikuti ujian  Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (ilustrasi/dok)

JAKARTA, Teraslampung.com–Para siswa SMA/SMK kelas yang akan ikut ujian tahun ini mesti lebih tahun lagi belajar. Pasalnya, pada seleksi masuk PTN tahun ini nilai UN akan menjadi salah satu pertimbangan lolos-tidaknya peserta dalam ikut seleksi masuk PTN.

Keputusan mempetimbangkan nilai UN sebagai pertimbangan seleksi PTN sudah disepakati semua rektor PTN baru-baru ini.

“Pertimbangan ini diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing PTN. Itu karena setiap PTN memiliki kekhasan masing-masing. Tentu yang punya keunggulan di bidang pertanian, misalnya, punya kriteria yang lebih kompetitif dibandingkan PTN yang tidak kuat di bidang tersebut,” kata Ketua Panitia Seleksi  Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015, Rochmat Wahab, Kamis (26/2).

Menurut Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu, hasil UN dijadikan pertimbangam guna mengapresiasi hasil UN yang memuat informasi lebih lengkap untuk setiap mata pelajaran yang diujikan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal.

Rochmat  mencontohkan, untuk jurusan kedokteran  mempertimbangkan nilai pada mata pelajaran Biologi dan Kimia.

“Angka yang tinggi di kedua mata pelajaran tersebut dapat pertimbangan lebih dibandingkan jika yang lebih tinggi ada pada mata pelajaran Fisika dan Matematika. Demikian juga untuk jurusan teknik, misalnya. Tentu yang jadi pertimbangan adalah Fisika dan Matematika,” kata Rochmat.  

Rochmat mengataka,  pengumuman SNMPTN akan dilakukan  pada 9 Mei 2015. Tanggal itu dipilih dengan pertimbangan pergeseran waktu Idul Fitri mendorong PTN menerima mahasiswa lebih awal satu minggu daripada tahun sebelumnya.

Ia mengaku, pihaknya siap berkoordinasi dengan penyelenggara UN, termasuk meminta bantuan tambahan pada PTN lain untuk melakukan pemindaian lembar jawaban.

Dengan penambahan ini, diharapkan bisa mengakselerasi proses pemindaian lembar jawaban ini.    

“Mudah-mudahan kita bisa mengoptimalkan hasil UN dan tentu saja ini akan bisa membantu bagi para rektor untuk membuat keputusan yang lebih baik dari sekadar rapor,” katanya.