PGK Kritisi Pemilihan Lokasi Pelaksanaan MTQ Kabupaten Lampung Utara

Jul 22, 2026 - 16:39
0 44
PGK Kritisi Pemilihan Lokasi Pelaksanaan MTQ Kabupaten Lampung Utara

Teraslampung.com, Kotabumi--Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Lampung Utara mengkritisi kebijakan pemkab yang tidak memanfaatkan Islamic Center atau aset lainnya sebagai lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-45 tingkat kabupaten. 

Lokasi MTQ kali ini bertempat di Pondok Pesantren Wali Songo, Abung Selatan. Pembukaan MTQ sendiri dilakukan pada Senin lalu (20/7/2026).

"Kenapa lokasinya dilaksanakan bukan di gedung-gedung atau aset milik daerah," kata Ketua PGK Lampung Utara, Exsadi, Rabu (22/7/2026).

Seyogianya, pelaksanaan MTQ kabupaten bertempat di lokasi-lokasi yang menjadi aset daerah. Bukan di luar itu. Terkecuali pemkab memang tidak punya gedung atau fasilitas yang layak itu. Faktanya tidak seperti itu.

"Jadi, kami nilai pemkab terlalu sembrono untuk penetuan lokasi kali ini," jelasnya.

Pemkab masih memiliki kompleks Islamic Center. Kompleks itu memang sengaja dibangun untuk kegiatan keagamaan. Jika memang pelaksanaannya harus berpindah tempat, eloknya, lokasinya bertempat di aset-aset daerah. Seperti yang sudah-sudah.

Tengok saja, MTQ ke-40 yang dilaksanakan di lapangan Desa Madukoro, Kotabumi Utara pada tahun 2013. Kemudian, MTQ tahun 2014 di kompleks Isamic Center. Selanjutnya, tahun 2015, dilaksanakan di lapangan di Kecamatan Sungkaijaya. Terakhir, dilaksanakan di lapangan Kecamatan Abung Semuli pada tahun 2016. Dengan demikian, dari tahun 2012, baru sekali ini yang lokasinya digelar di tempat yang bukan aset pemkab.

Selain mengkritisi soal lokasi, ia juga mengkritisi mengenai pakaian yang dikenakan oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Utara (Cerly Yusrizal) yang tidak seragam dengan pihak eksekutif. Cerly hanya mengenakan kemeja putih dan celana warna biru. Hal ini kontras dengan seragam yang dikenakan oleh pihak eksekutif.

"Kesannya, pihak eksekutif memang sengaja tidak dialokasikan untuk pembelian seragam batik itu," kata dia.

Sayangnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Intji Indriati tak merespons terkait hal ini. Hingga pukul 16.11 WIB, pesan yang masuk melalui Whatsapp-nya tak kunjung dibalas.

Feaby Handana

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User