Wahrul Fauzi Silalahi Pimpin Karang Taruna Lampung, Janji Hidupkan Organisasi hingga Desa
Teraslampung.com, Bandarlampung — Wahrul Fauzi Silalahi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung periode 2026-2031 dalam Temu Karya VIII Karang Taruna Lampung yang berlangsung di Balai Keratun, 7-8 Agustus 2026.
Pemilihan Wahrul menandai babak baru organisasi kepemudaan tersebut. Temu Karya kali ini juga berlangsung istimewa karena dihadiri sejumlah mantan ketua Karang Taruna Lampung dari berbagai periode, sejak 1987 hingga kepengurusan terakhir.
Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai ketua, Wahrul mengatakan Karang Taruna harus kembali dekat dengan masyarakat. Menurut dia, organisasi itu tidak boleh kehilangan akar sosialnya karena tumbuh dari lingkungan masyarakat hingga tingkat desa.
“Terima kasih atas kepercayaannya kepada saya untuk memimpin organisasi ini. Karang Taruna adalah organisasi pemuda yang tumbuh secara organik hingga ke pelosok desa,” kata Wahrul, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Wahrul, yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung, mengatakan akan segera melakukan konsolidasi organisasi. Ia berencana mendatangi sejumlah daerah untuk bertemu pengurus dan menghidupkan kembali struktur Karang Taruna hingga tingkat kabupaten dan kota.
“Dalam waktu dekat saya akan langsung berkeliling Lampung untuk kembali menggerakkan mesin-mesin organisasi Karang Taruna dan bertemu dengan pengurus di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.
Ia berharap konsolidasi tersebut membuat Karang Taruna tumbuh lebih kuat dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah. “Kita berharap ke depan organisasi ini akan tumbuh lebih subur demi kemajuan Provinsi Lampung,” kata dia.
Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Ahmad Bahtiar Sebayang, mengatakan kepengurusan baru memiliki pekerjaan untuk mengembalikan fungsi strategis Karang Taruna.
Menurut Ahmad, Karang Taruna tidak semata menjadi wadah kegiatan kepemudaan. Organisasi tersebut harus menjadi tempat pembentukan kader yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.
“Karang Taruna harus menjadi pabrik yang mencetak kader-kader terbaik bangsa, khususnya bagi Provinsi Lampung,” kata Ahmad.
Ia berharap kepemimpinan Wahrul mampu menggerakkan roda organisasi hingga tingkat desa. Menurut dia, kekuatan Karang Taruna justru terletak pada struktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lampung periode 1987, Fauzi AT, menyambut optimistis terpilihnya Wahrul. Ia menilai pengalaman Wahrul dalam gerakan sosial dan bidang hukum menjadi modal untuk menghidupkan kembali organisasi tersebut.
“Melihat latar belakang Bung Wahrul yang lahir dari pergerakan dan orang hukum, saya yakin Karang Taruna ke depan akan kembali berkibar,” kata Fauzi dalam Temu Karya VIII di Balai Keratun.
Dengan kepengurusan baru, Karang Taruna Lampung kini menghadapi pekerjaan untuk membuktikan bahwa konsolidasi organisasi tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan. Tantangannya adalah memastikan mesin organisasi kembali bergerak dari tingkat provinsi hingga desa, sekaligus menjadikan kepedulian terhadap rakyat sebagai pijakan utama.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0






Comments (0)