Realisasi PAD Pemkab Lampung Utara pada 2017 Lampaui Target
Feaby|Teraslampung.com KOTABUMI–Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Utara tahun 2017 melampaui target. Dari Rp92,6 Miliar yang ditargetkan, total PAD yang didapat mencapai Rp96 Miliar atau 100,5 persen. “Perolehan PAD Lampung Utara tahun...
Feaby|Teraslampung.com
KOTABUMI–Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Utara tahun 2017 melampaui target. Dari Rp92,6 Miliar yang ditargetkan, total PAD yang didapat mencapai Rp96 Miliar atau 100,5 persen.
“Perolehan PAD Lampung Utara tahun lalu sangat memuaskan karena dapat melampaui target dari Rp92,6 menjadi Rp96 Miliar,” kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Mikael Saragih, Rabu(24/1/2018).
Menurut Mikael, pemenuhan target ini terbilang memuaskan karena dapat memenuhi harapan kenaikan target PAD yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017. Sebelum dirubah dalam APBD-P, target PAD hanya sebesar Rp87 Miliar.
“Perolehan ini tentu sangat menggembirakan karena dapat memenuhi harapan kenaikan target PAD,” tuturnya.
Mikael menuturkan, sumbangan PAD terbesar tiap tahunnya berasal dari Dinas Kesehatan Lampung Utara yang mencapai Rp62 Miliar. Lalu, disusul dengan BPPRD dengan perolehan PAD sebesar Rp22,5 Miliar. Instansi ketiga yang menjadi penyumbang PAD terbesar selanjutnya ialah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) dengan total 11,2 Miliar.
“Lalu, ada Dinas Perdagangan dengan sumbangan PAD sebesar Rp795 juta dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan PAD sebesar Rp389 juta,” terang dia.
Sejatinya, masih menurut mantan Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kabupaten ini, perolehan PAD dapat lebih melampaui target seperti yang didapat pada tahun lalu. Sebab, sejumlah sumber PAD yang biasanya dapat ditarik kini tak lagi dapat dilakukan.
“Contohnya seperti retribusi izin gangguan dan retribusi rumah pemotongan hewan kini sudah tak lagi dapat ditarik retribusinya,” katanya.
Kendati perolehan PAD telah melampaui target, namun Mikael mengatakan akan terus menggali potensi – potensi PAD lainnya yang selama ini belum dimanfaatkan dengan baik. Tujuannya jelas supaya perolehan PAD terus mengalami peningkatan guna mendukung laju pembangunan daerah.
“Kami masih terus berupaya menggali pelbagai potensi PAD yang dapat dijadikan sumber PAD baru,” tutur mantan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Lampung Utara itu.

