Puncak Arus Balik Gelombang Kedua di Pelabuhan Bakauheni: 111 Ribu Orang dan 26 Ribu Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa

Puncak Arus Balik Gelombang Kedua di Pelabuhan Bakauheni: 111 Ribu Orang dan 26 Ribu Kendaraan Kembali ke Pulau Jawa

TERASLAMPUNG.COM, Bakauheni -- Puncak arus balik Lebaran gelombang kedua yang terjadi pada Sabtu (28/3/2026) atau H+6 Lebaran, mencatatkan trafik pergerakan pemudik sebanyak 111.589 orang dan 26.565 unit kendaraan yang telah kembali menyeberang menuju Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni.

General Manager (GM) PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, arus balik H+6 Lebaran pada periode 28 Maret 2026 yang diprediksikan puncak arus balik gelombang kedua, tercatat sebanyak 111.589 orang baik pejalan kaki maupun dalam kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa.

Sedangkan jumlah kendaraan sebanyak 26.565 unit, dengan rincian kendaraan roda dua 11.661 unit, roda empat 14.142 uni, dan bus sebanyak 762 unit.

"Jumlah ratusan ribu penumpang dan puluhan ribu unit kendaraan tersebut, berdasarkan data angkutan Lebaran selama 24 jam (00.00 WIB hingga 23.59 WIB) pada H+6 Lebaran kemarin,"ujarnya, Minggu (29/3/2026) siang.

Sementara itu, kata Partogi, untuk trafik penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa menuju ke Sumatera (Pelabuhan Merak ke Bakauheni), tercatat sebanyak 60.978 orang dengan total kendaraan sebanyak 11.901unit. Rinciannya, 1.935 roda dua, 7.897 roda empat, 1.337 truk, dan 732 bus.

"Memasuki arus balik H+7 Lebaran siang hari ini (Minggu), meski masih terlihat adanya pergerakan pemudik, kondisi di Pelabuhan Bakauheni mulai stabil dan mulai melandai,"kata dia.

Partogi juga menyebutkan, pergerakan penumpang dan kendaraan arus balik Lebaran tahun 2026 lebih terkendali, karena pola perjalanan pemudik lebih menyebar dan tidak terpusat pada satu waktu saja waktu puncak.

"Masa puncak arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni sudahterlewati dengan lancar, aman, dan terkendali,"ungkapnya.

Meski masa puncak arus balik Lebaran tersebut sudah terlewati, namun masih ada sisa pemudik yang belum kembali ke Pulau Jawa. Operasional kapal, tetap dioptimalkan untuk mengantisipasi sisa pemudik yang belum kembali tersebut.

"Untuk layanan single ticket (satu harga), akan berakhir pada Minggu malam ini pukul 23.59 WIB,"pungkasnya.

Dari pantauan teraslampung.com, pada Sabtu (28/3) malam pukul 20.00 WIB hingga Minggu (29/3) dinihari pukul 02.30 WIB, pergerakan pemudik yang akan menyeberang menuju ke Pelabuhan Merak, Banten, terlihat masih memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Kendaraan roda dua, roda empat pribadi, dan bus, masih terus berdatangan dan mereka silih berganti mengisi kantung-kantung parkir yang telah disiapkan, baik di dermaga reguler maupun eksekutif di Pelabuhan Bakauheni sebelum naik ke kapal.

Sejumlah petugas dari kepolisian, TNI, dan ASDP, terluhat sibuk mengatur arus kendaraan pemudik di dalam kawasan Pelabuhan agar tidak terjadi adanya penumpukan kendaraan.

Selain kendaraan, pemudik pejalan kaki yang akan kembali ke Pulau Jawa juga terpantau masih ramai terus bergulir berdatangan.

Keramaian para pemudik ini terlihat mulai dari ruang tunggu atau scaning tiket sebelum naik kapal, lorong Gangway menuju dermaga 1 eksekutif serta dermaga 2 dan 3 reguler.

Selain itu, ruang tunggu penumpang di anjungan dermaga 7 eksekutif, juga terlihat keramaian pemudik pejalan kaki yang akan naik kapal.

Sejumlah pemudik pejalan kaki tersebut, mengaku memilih kembali ke Jawa pada puncak arus balik Lebaran gelombang kedua malam ini (Sabtu), karena akan segera kembali bekerja dan anak mereka juga akan mulai masuk sekolah, Senin besok.

Kemudian sebagian lagi mengaku, untuk menghindari kepadatan puncak arus balik Lebaran gelombang kedua pada hari kedua pada Minggu (29/3/2026) siang hari.

Zainal Asikin