TERASLAMPUNG.COM, Aceh Tamiang – Di Ramadan, koneksi bukan sekadar soal sinyal. Ia adalah penyambung silaturahmi, penenang di perjalanan mudik, dan jembatan kebersamaan. Memahami hal tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memastikan masyarakat Provinsi Aceh tetap terhubung dengan lancar dan aman sepanjang Ramadan dan Idulfitri, sekaligus menghadirkan dampak sosial nyata melalui program Surau Berdaya sebagai bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat.
Sebagai wujud kesiapan tersebut, Indosat menggelar "Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat" Medan ke Aceh Tamiang untuk memastikan secara langsung performa jaringan di sepanjang jalan non-tol dan tol, serta titik-titik di keramaian Aceh Tamiang terutama di meunasah atau surau yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat paska bencana banjir Desember tahun lalu.
Kegiatan ini menjadi bukti transparansi sekaligus komitmen Indosat dalam memastikan pengalaman digital pelanggan tetap stabil di momen paling bermakna.
Ramadan merupakan salah satu periode dengan lonjakan trafik data tertinggi, khususnya menjelang waktu berbuka hingga malam hari. Aktivitas seperti video call, streaming, media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan meningkat signifikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan dan optimalisasi layanan berbasis analisis trafik AI secara real-time.
“Di momen Ramadan, masyarakat mengandalkan koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Provinsi Aceh, kami telah berhasil memulihkan lebih dari 800 BTS yang terdampak bencana dan saat ini 100% BTS Indosat sudah kembali beroperasi.” kata Agus Sulistio, EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison.
Jaringan Andal untuk Momen Paling Bermakna
Sebagai bagian dari kesiapan Ramadan dan Lebaran, Indosat melakukan:
• Monitoring jaringan 24/7 selama periode Ramadan–Lebaran
• Penguatan kapasitas di site prioritas dan jalur mobilitas masyarakat
• Pengerahan BTS bergerak di titik dengan lonjakan trafik tinggi
• Optimalisasi berbasis analisis data AI untuk menjaga stabilitas dan kecepatan akses
Langkah ini memastikan masyarakat Aceh Tamiang tetap dapat menelepon, berkirim pesan, melakukan transaksi digital, dan mengakses layanan daring tanpa hambatan.
Lebih dari Sekadar Jaringan: Hadir di Ruang Komunitas
Tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, Indosat juga menegaskan komitmennya melalui program Surau Kita Berdaya yang terlaksana di 13 surau mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Pidie Jaya dan area terdampak lainnya. Salah satu meunasah di Aceh Tamiang yaitu Mushola AL-Ikhlas direnovasi Indosat yang menampung 500 jamaah dan menjadi tempat penampungan saat terjadi bencana.
Program ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial dalam kampanye #LebihBaikIndosat, menghadirkan dukungan fasilitas dan penguatan aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah. Kehadiran jaringan yang kuat mendukung aktivitas komunitas, memperlancar komunikasi, serta memperkuat kebersamaan selama Ramadan.
Melalui Surau Kita Berdaya, Indosat ingin memastikan bahwa konektivitas tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kesiapan jaringan berbasis AI dan inisiatif sosial yang berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan, andal, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia, karena Ramadan seharusnya dijalani dengan tenang, tanpa drama. (Rls)