Melepuh Tersiram Air Panas, Bocah TK di Lampung Utara ini Akhirnya Meninggal

Feaby Handana | Teraslampung.com Kotabumi–Innalillahi Wa Inna Ilahi Rojiun.‎ Zahra Putri, bocah TK asal Desa Papanasri, Abungsemuli, Lampung Utara yang sekujur tubuhnya melepuh akibat terkena air mendidih menghembuskan nafas terakhirnya di Ruma...

Melepuh Tersiram Air Panas, Bocah TK di Lampung Utara ini Akhirnya Meninggal
Zahra, anak TK yang sekujur tubuhnya tersiram air mendidih, dirawat di rumah sakit.

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Innalillahi Wa Inna Ilahi Rojiun.‎ Zahra Putri, bocah TK asal Desa Papanasri, Abungsemuli, Lampung Utara yang sekujur tubuhnya melepuh akibat terkena air mendidih menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Handayani, Senin (9/1/2023) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Ya, benar. Adik Zahra telah kembali ke pangkuan Yang Maha Kuasa selepas solat magrib tadi,” kata tetangga almarhumah, Ayu Wahyuni, Senin malam.

Sebelum meninggal dunia, Zahra mengalami penurunan kondisi kesehatan sejak siang. Siang itu, suhu tubuh Zahra cukup tinggi dan juga mengalami sesak napas. Kondisi ini kian diperparah dengan kembali melepuhnya kulit almarhumah.

“Sudah diberi tindakan medis, bantuan oksigen‎ juga sudah diberikan. Sebelum solat magrib, kondisi adik Zahra sudah kritis,” kata dia.

Menurutnya, proses pemakaman Zahra kemungkinan besar akan dilakukan pada esok hari. Rencananya, yang bersangkutan akan dikebumikan di pemakaman yang ada di Desa Papanasri, Abungsemuli.

“Mungkin besok yang dikebumikannya karena saat ini pun masih dalam perjalanan pulang ke rumah,” jelasnya.

Sebelumnya, sejak Senin (2/1/2023), Zahra Putri‎ (6) terpaksa menahan sakit akibat sekujur tubuhnya melepuh tersiram air panas. Kini, warga Desa Papanasri, Abungsemuli, Lampung Utaratersebut tergolek lemah di RS Handayani.

“Kejadiannya sendiri terjadi di kediaman kerabat Zahra pada Senin lalu,” jelas Ayu Wahyuni, tetangga Zahra, Minggu (8/1/2023).

Ayu menceritakan, kejadian ini bermula saat Zahra yang ‎terjatuh karena tak sengaja menyenggol tungku darurat yang digunakan untuk merebus air. Malangnya, saat terjatuh, panci yang berisikan air mendidih itu terjatuh.

Hanya butuh sepersekian detik saja, air dengansuhu 100 celcius‎ menyiram sekujur tubuh kecil gadis kecil tersebut. Raungan kesakitan pun langs‎ung terdengar dari mulutnya. Sontak kejadian ini membuat orang tua putri (SopanSopian dan Jelita Sari) dan kerabatnya panik. Mereka pun bergegas membawa Zahra kecil ke Rumah Sakit Handayani untuk mendapatkan pertolongan secepatnya.

“Alhamdulillah, Zahra sudah dioperasi untuk memulihkan kondisi kulitnya,” tuturnya.