Kapal Tenggelam di Perairan Bintan, 20 Peneliti dan Awak Kapal Berhasil Diselamatkan

Evakuasi penumpang kapal tenggelam (dok Basarnas) TANJUNGPINANG, Teraslampung.com — Tim SAR berhasil mengevakuasi 20 orang korban tenggelamnya Kapal KML Nurah yang membawa peneliti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan sej...

Kapal Tenggelam di Perairan Bintan, 20 Peneliti dan Awak Kapal Berhasil Diselamatkan
Evakuasi penumpang kapal tenggelam (dok Basarnas)
TANJUNGPINANG, Teraslampung.com — Tim
SAR berhasil mengevakuasi 20 orang korban tenggelamnya Kapal KML Nurah yang
membawa peneliti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan sejumlah
penelitik asing, Minggu dini hari (15/3), Kapal nahas itu tenggelam dalam
pelayaran dari Batam menuju Anambas. Kapal pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00
WIB. Kapal tersebut tenggelam  di perairan
±8 NM arah Barat Laut Tanjung Berakit, Bintan.
Para penumpang bisa diselamatkan setelah
sejam ada laporan dari KKP Jakarta tentang tenggelamnya KML Nurah. Tim SAR Tanjungpinang
langsung mengecek informasi tersebut dan segera mendapatkan data posisi kapal.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang
selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengerahkan satu unit kapal SAR RB-209
menuju ke lokasi musibah untuk segera mengevakuasi korban. Saat dievakuasi,
para korban masih selamat dan berada di dalam lifecraft.
Untuk mengevakuasi para korban, Kantor
SAR Tanjungpinang berkoordinasi dengan Gugus Keamanan Laut Armabar untuk
meminta bantuan unsur laut dan SROP Batam untuk memapelkan informasi musibah
kepada kapal-kapal yang melintas.
Humas Basarnas melansir, memasuki
perairan Tanjunguban, unsur laut yang terdiri dari kapal SAR RB-209, KRI
Siribua, KRI Kala Hitam, KRI Baracuda langsung melakukan penyisiran. Seluruh
unsur memantau dengan teliti dan sangat hati-hati karena hari sudah sangat
gelap dan jarak pandang yang terbatas. Selain itu tidak adanya sumber cahaya
ataupun tanda lain dari korban semakin menyulitkan pencarian.

Setelah berupaya keras melakukan penyisiran, akhirnya pada Pukul 01.50 WIB dini
hari salah satu unsur SAR yaitu KRI Siribua berhasil melihat lifecraft yang
berisi seluruh korban di posisi 01-09,276’ N – 104?14,404’ E atau sekitar 2 NM
arah utara dari pantai Sakera Tanjunguban, Bintan. Seluruh unsur di lapangan
segera digerakkan mendekat ke arah ditemukannya korban tersebut. 20 orang yang
menjadi korban KML Nirah itupun langsung dievakuasi oleh tim SAR dan dibawa
kembali menuju Batam.

Berikut nama-nama korban berdasarkan
data Basarnas:
Penumpang
1.Mark Erdman
2.Emre Turak
3.Lyndon Defentier
4.Gerry Allen
5.Asril Djunaidi
6.Dewi Anggraeni
7.Jupri
8.Kunto Wibowo
9.Rizki Satria Utama
10.Ilham Yuwanda
11.Andreas Muljadi

Awak Kapal :
1.Muhaiming (Nakhoda)
2.Sarifudin (Mualim)
3.Hasanudin (ABK)
4.Febri (Mesin)
5.Sutono (Mesin)
6.Jefri (Mesin)
7.Viki Pangarepan (Koki)
8.Dedi Suprapto (Juru Mudi)
9.Kamal (Koki)