Pengadaan Gabah Bulog Lampung di Awal 2026 Mencapai 101 ribu ton GKP
Teraslampung.com -- Perum Bulog Kanwil Lampung terus melaksanakan penyerapan gabah petani secara intensif di bulan Ramadhan ini sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam rangka penguatan cadangan pangan nasional.
Bulog Lampung bersama seluruh jajaran tetap berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara maksimal, termasuk pada periode bulan puasa ini. Program penyerapan ini merupakan bagian dari target nasional pengadaan sebesar empat juta ton, dengan target khusus untuk Kanwil Lampung pada 2026 sebesar 430 ribu ton GKP atau 253 ribu ton setara beras.
Memasuki bulan Ramadhan, aktivitas penyerapan gabah tetap berjalan optimal melalui Tim Jemput Pangan yang secara aktif turun ke lapangan untuk melakukan pembelian langsung dari petani di berbagai wilayah kerja. Upaya ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional tetap terjaga dan memberikan kepastian harga kepada petani melalui pembelian Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah.
Capaian pengadaan gabah Bulog Kanwil Lampung saat ini telah mencapai 101 ribu ton GKP, telah mencapai sekitar 25,58 persen dari target yang ditetapkan untuk periode 2026. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, mitra penggilingan, serta kelompok tani di wilayah Provinsi Lampung.
Perum Bulog Kanwil Lampung mengimbau kepada seluruh petani maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) agar dapat menjual hasil panennya kepada Bulog dengan ketentuan gabah telah memasuki usia panen yang sesuai standar. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah.



