Gubernur Lampung Lantik Dewan Pendidikan Provinsi

Pelantikan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung,  di Balai Keratun, Kamis 916/4). BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Gubernur Propinsi Lampung M.Ridho Ficardo melantik Dewan Pendidikan Propinsi Lampung periode 2015-2019, di Balai Ker...

Gubernur Lampung Lantik Dewan Pendidikan Provinsi

Pelantikan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung,  di Balai Keratun, Kamis 916/4).

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com–Gubernur Propinsi Lampung
M.Ridho Ficardo melantik Dewan Pendidikan Propinsi Lampung periode 2015-2019, di
Balai Keratun, Kamis (16/4). Selain para rektor perguruan tinggi di Provinsi
Lampung,acara tersebut juga dihadiri para Kepala SKPD Pemprov Lampung.
Dalam laporan Kepala Dinas
Pemerintahan Propinsi Lampung Hery Sulianto menyebutkan tugas dari Dewan Pendidikan
Provinsi Lampung adalah meningkatan mutu pendidikan di Provinsi Lampung dengan
memberikan arahan dan bantuan baik sarana dan prasarana bagi kemajuan
pendidikan di Provinsi Lampung.
“Tugas berikutnya dari Dewan
Pendidikan Propinsi Lampung adalah merekomendasikan, memberikan saran, kritik
dan masukan tentang arah kebijakan pendidikan kepada Gubernur Lampung,” kata
Hery Suliyanto.
Pengurus Dewan Pendidikan
Lampung periode 2015-2019 Ketua Mahfud Santoso, Sekretaris Sri Wahyuni dengan
anggota  berjumlah 11 orang yang berasal
dari kalangan akademik, baik rektor, maupun tokoh masyarakat yang ‘concern’
terhadap dunia pendidikan di Propinsi Lampung.
Dalam sambutannya M.Ridho
mengatakan pembangunan bahwa pendidikan saat ini masih dihadapkan berbagai
masalah. Antara lain  akses pendidikan yang
belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata dan memadai, mutu,
daya saing serta relevansi pendidikan belum didukung tersedianya fasilitas    dan SDM yang memadai, serta sistem
pengelolaan pendidikan belum tertata secara optimal.
“Kondisi tersebut tentu
sangat mempengaruhi rendahnya taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat,”
kata Gubernur.
Gubernur mengatakan, pembangunan
pendidikan merupakan usaha peningkatan kualitas individu dan masyarakat secara
berkelanjutan, berdasarkan kemampuan sumber daya daerah, dengan memanfaatkan
kemajuan Iptek serta memperhatikan tantangan perkembangan global.
“Kita harus memberikan
perhatian utama kepada tercukupinya kebutuhan pendidikan dasar serta mampu
membangun ketahanan budaya untuk mewujudkan kondisi dinamis di masyarakat yang
tanggap, ulet, dan tangguh dalam menghadapi segala bentuk perubahan yang
berlangsung baik pada tatanan nasional, regional, maupun global,” kata
Gubernur.