Sekolah Di Mana?
Rois Said Sodik telentang memandang langit-langit kosnya. Wajahnya nampak s...
Rois Said Sodik telentang memandang langit-langit kosnya. Wajahnya nampak s...
Dahta Gautama* Ketika keadilan tidak tegak lurus dengan langit. Ketika hu...
Rois Said Makmun yang baru pulang kerja mendapati Sodik sedang “mengopeh” ...
Isbedy Stiawan ZS* SEBUAH pertandingan ada kalah atau menang, dan hanya sedik...
Rois Said* Di sebuah warung kopi di pinggiran Jakarta, dua orang pemud...
Wiratmadinata* Kepada kerabat, handai tolan, rekan-rekan dan seluruh sahaba...
Remmy Novaris DM suara-suara itu memanggil begitu keras begitu jelas memb...
Oyos Saroso H.N. Waktu saya berusia 2-3 tahun kakek saya punya seekor kuda. K...
Ridwan Saifuddin Sewaktu menyosialisasikan lomba Teknologi dan I...
Jauhari Zailani Kalau ingin melihat kualitas pemerintah daerah, lihatlah ja...
Blontank Poer Sampai nulis ini, saya masih gagal paham ketika menemukan ber...
Oyos Saroso H.N. Ketika seseorang mendeklarasikan sebagai capres, cagub, ca...
Akuat Supriyanto* Yang hebat itu Golkar. Ibarat sebuah klub bola, kalah atau ...
Isbedy Stiawan ZS /1/ RUMAHKU diselimuti kebun tebu—berartus -ratus hektar le...
Oyos Saroso H.N. Seandainya Indonesia tidak ada Sukarno, tidak ada Suharto, t...
Oyos Saroso H.N. Kampung kami lumayan jauh jaraknya dengan pabrik gula Maduki...