Terkait Jabatan Sekda Lampura, Beredar SMS Doakan Wagub Lampung Sakit-sakitan dan Meninggal

Feaby/Teraslampung.com Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri KOTABUMI–Wakil Gubernur Bachtiar Basri menanggapi dingin upaya ‘pembunuhan’ karakter dirinya yang diduga berasal dari salah satu oknum pejabat Lampung Utara (Lampura) yang di...

Terkait Jabatan Sekda Lampura, Beredar SMS Doakan Wagub Lampung Sakit-sakitan dan Meninggal
Bachtiar Basri (Foto: Teraslampung/Feaby Handana)

Feaby/Teraslampung.com

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri

KOTABUMI–Wakil Gubernur Bachtiar Basri menanggapi dingin upaya ‘pembunuhan’ karakter dirinya yang diduga berasal dari salah satu oknum pejabat Lampung Utara (Lampura) yang disampaikan melalui pesan singkat kepada salah satu kerabat dekatnya.

Pesan singkat itu berisikan bahwa Bachtiar akan mencopot Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampung Utara, Samsir , dari jabatannya. Bahkan, pesan singkat dari salah satu pejabat eselon III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura tersebut mendoakan dirinya selalu sakit – sakitan dan dapat segera meninggal dunia.

Usai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Lampura di aula Tapis Pemkab setempat, Rabu (11/3), orang nomor dua di Lampung ini menegaskan bahwa isu pencopotan Sekkab Lampura yang akan dilakukan oleh dirinya itu tidak benar adanya.

“Waduh, itu tidak mungkin kita mengganti Sekda Lampura jika tidak ada usulan dari Bupati. Bahkan, untuk jabatan Sekda itu sudah pakai sistem lelang jabatan. Contohnya seperti di Kabupaten Pringsewu,” kata Bachtiar.

Mantan Bupati Tulang Bawang Barat ini merasa tidak perlu menanggapi isu tersebut karena hanya akan membuang waktu dan menguras energi dirinya.

“Tidak benar itu. Kalau kita ikuti isu itu, mampus kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Rabu (11/3), salah satu media cetak lokal di Lampung memberitakan bahwa pihak keluarga Bachtiar Basri mendapat pesan singkat yang diduga dikirimkan oleh salah seorang oknum pejabat Eselon III Pemkab Lampura yang mengisukan Wagub Bachtiar Basri akan mengganti Sekkab Lampura yang saat ini dijabat oleh Samsir.

Jul Jonger dan Wawan, keponakan Bachtiar,  menceritakan pesan singkat itu dikirim pada 12 Februari 2015 oleh oknum pejabat Eselon III di Pemkab Lampura.

Pesan singkat itu mendoakan agar Bachtiar Basri terus dalam keadaan sakit-sakitan selama mungkin. Bahkan kalau memungkinkan mantan Bupati Tulang Bawang Barat itu ‘dilewatkan’ sekalian.Dengan arti, sang pengirim SMS merasa bakal kesusahan jika Bachtiar Basri masih menjabat Wagub Lampung secara harfiah.

Pada SMS kedua diartikan juga, sang pengirim SMS mengatakan dalam pesannya bahwa posisi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lampura yang dijabat Samsir akan digantikan oleh Bachtiar Basri dengan orang Sali (Penduduk) Kotabumi.

Isi SMS itu antara lain: “Biar dia sakit lama-lama atau lewatkan sekalian, sakit dek kalau masih kuasa, kami masih disusahkan dia, abinya dititipkan dengan Agung langsung adin tau bocorannya. Mereka berharap abinya balikan sama Bela, kalau gak abi dan adin tetep
gantung mereka.”

SMS kedua berisi: “Dek Sekda mau ganti Bachtiar Basri dengan orang asli Kotabumi, dia merasa ngk bersalah dan Pak Samsir bersumpah sampai 3x dengan adin, bahwa dia ikut menanggung dosanya dihadapan Allah, kalau memang ada adek mampu menyelesaikan masalah ini, dulu adin dan uninya sudah ke TBB mohon maaf dan ampunan kepadanya. Sekarang untuk jadi Kadis, adin harus menduakan Tuhan karena jabatan, tidak dek walau susah mati sekeluarga, karena ngk makan dek tidak dek adin tidak mau menemui dia lagi, tolong adin tunjukan kemampuan sama adin dan sekda, adin siap carikan syaratnya dek. tidak ada jalan lain gugurkan Bachtiar itu baru selesai adin dengan Sekda siap.”