Ratusan Peserta Ikuti Lokakarya LPPMD

Lokakarya dan Simposium LPPMD di GOR Mini Pringsewu, Selasa (24/3). PRINGSEWU, Teraslampung.com–Lembaga Peduli Pembangunan Masyarakat Desa (LPPMD) Provinsi Lampung menggelar  lokakarya dan simposium di  GOR Mini Kuncup, Pring...

Ratusan Peserta Ikuti Lokakarya LPPMD
Lokakarya dan Simposium LPPMD di GOR Mini Pringsewu, Selasa (24/3).

PRINGSEWU, Teraslampung.com–Lembaga Peduli Pembangunan Masyarakat Desa (LPPMD) Provinsi Lampung menggelar  lokakarya dan simposium di  GOR Mini Kuncup, Pringsewu,  Selasa-Rabu (24-25 Maret 2015).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta. Mereka  terdiri atas para kepala pekon/kepala desa, sekretaris pekon/sekretaris desa, juru tulis,  BHP perangkat pekon (desa),  mahasiswa, tohoh masyarakat, dan ormas pemuda. Turut hadir pula 9 anggota DPRD Pringsewu dan beberapa kepala SKPD Pringsewu.

Ketua LPPMD Provinsi Lampung, Rohmansyah, mengatakan materi yang disampaikan dalam kegiatan itu antara lain wawasan kebangsaan yang disampaikan Kesbangpol Propinsi Lampung, Implementasi UU No.6 tahun 2014 disampaikan BPMPD Propinsi Lampung dan Tehnik Penyusunan RPJM disampaikan PMD Kabuapaten Pringsewu.

Serta materi Manajemen Proyek disampaikan LPPMD Provinsi Lampung, Penyusunan Pelaporan evaluasi, tujuan dan sasaran pelaksanaan program oleh Inspektorat Provinsi Lampung.”Serta Wawasan hukum dan tindak pidana korupsi disampaikan oleh Kajati Lampung,”terang Rohmansyah yang juga anggota DPRD Pringsewu.

Rohmansyah menuturkan,  lokakarya dan simposium tersebut digelar mutlak atas  inisiatif lembaganya, juga secara mandiri baik biaya operasional maupun perlengkapan lainnya.

“Kami tidak menggunakan anggaran baik dari APBD kabupaten maupun APBD Provinsi,”terangnya.

Dia menambahkan kegiatan tersebut mengambil tema ‘Mewujudkan Pembangunan Desa Yang Berdaya Guna dan Bertanggung Jawab’ dengan harapan para peserta yang. mayoritas aparatur pekon (desa) nantinya dapat lebih mengerti dan memahami tentang pengelolaan dan memenejemen pekonnya masing-masing.”Hal itu demi terwujudnya desa/pekon yang berdaya guna,”harap Rohmansyah.

Dia menambahkan bahwa keberaadaan Lembaga PPMD berdiri sejak 2004, namun sudah sering terjun kelapangan untuk melakukan berbagai kegiatan dan pembinaan.”Namun di Kabupaten Pringsewu ini merupakan yang pertama kalinya,”imbuh Rohmansyah.

Disisi lain katanya, pihak lembaganya merasa peduli terhadap segala program pembangunan di tingkat pekon (desa). Apalagi,  dalam waktu dekat ini bakal ada  program bantuan 1 milyar setiap pekon. Namun menurut  informasi dari pihak Kemendagri hanya dikucurkan 500 hinggga 700juta pada tahap awal.

“Maka,  pihak  LPPMD Propinsi Lampung siap mengawal dan mendapingi seluruh kepala pekon dalam pengelolaan dana bantuan itu,”tegas Rohmansyah

M.Khotim, kepala PMPP mengucapkan terima kasih dan memberi apreasi kepada pihak LPPMD Propinsi Lampung yang dengan cara swadaya dan mandiri menggelar agenda tersebut.”Kami memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada LPPMD Propinsi Lampung,”kata M.Khotim

(Andoyo)