Pemprov Lampung Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,6 % dan IPM 74,22 pada Tahun 2016
Pembukaan Musrenbang Kabupaten Tulangbawang, Rabu (4/3). MENGGALA, Teraslampung.com — Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pada 2016 angka pertumbuhan ekonomi 5,6 sd 5,8 % dengan tingkat inflasi 6 -7%, kontribusi bidang pert...
| Pembukaan Musrenbang Kabupaten Tulangbawang, Rabu (4/3). |
MENGGALA, Teraslampung.com — Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pada 2016 angka pertumbuhan ekonomi 5,6 sd 5,8 % dengan tingkat inflasi 6 -7%, kontribusi bidang pertanian 35,8% dengan Nilai Tukar Petani (NTP) 125,6. Indek Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 74,22.
“Pada 2016 diharapkan angka kematian bayi turun menjadi 111/100.000 kelahiran, angka kematian ibu melahirkan 163/100.000, angka harapan hidup 72 tahun, 80% anak usia wajib belajar dapat bersekolah. Sedangkan infrastruktur jalan provinsi 70% dalam keadaan mantap,” kata Wakil Gubernur Bachtiar Basri,ketika membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tulangbawang di Balai Kartini, Menggala, Rabu (4/4).
Wagub mengatakan, prioritas pembangunan Provinsi Lampung sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yaitu bidang insfrastruktur, investasi, reformasi birokrasi, pertanian, kesehatan, pendidikan, keamanan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pengelolaan SDA.
Menurut Bachtiar Basri, Musrenbang Kabupaten Tulangbawang merupakan Musrenbang paling awal di Provinsi Lampung dan juga merupakan Musrenbang pertama yang mengacu pada RPJMD Provinsi Lampung dan RPJMN tahun 2015-2019.
Terkait hal itu, kata Wagub, singkronisasi dan konsistensi antardokumen perencanaan dan penganggaran merupakan sebuah keharusan. “Dokumen RPJMD dan Renstra SKPD dengan program/kegiatan pada KUA-PPAS dan APBD juga harus sinkron. Hindari pembahasan anggaran antara SKPD dengan DPRD apabila perencanaan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata dia.
Ariftama





