Ny. Neliwati Saply Dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung Ny. Riana Sari Arinal melantik Ny. Neliwati Saply sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mesuji (2017-2022), di Gedung Pusiban Kanto...

Ny. Neliwati Saply Dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung Ny. Riana Sari Arinal melantik Ny. Neliwati Saply sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mesuji (2017-2022), di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Selasa (04/02/2020).

Ny. Riana berpesan agar Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda yang baru dilantik untuk optimistis membuktikan arti penting PKK dan Dekranasda melalui program-program yang dijalankan.

Menurut Riana, pengurus PKK dan Dekranasda tidak perlu ragu dalam mengemban tugas sebab pada dasarnya yang dilihat publik adalah sejauh mana manfaat organisasi TP PKK dan Dekranasda bagi masyarakat.

“Jika kita mampu menunjukan karya dan program nyata bagi masyarakat, citra lembaga itu pasti meningkat. Namun jika sebaliknya, publik tentu akan mengkritisinya. Karena itu, sangat dibutuhkan leadership yang kuat dan tim yang kompak untuk menjalankan program-program yang ada,” kata Riana.

Riana yang juga Bunda PAUD Provinsi Lampung meminta seluruh kader PKK terus bersinergi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, memelihara nilai budaya daerah, menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah, PKK, Dekranasda dan masyarakat.

“Kita sebagai mitra Pemerintah harus bergandengan turun langsung ketengah masyarakat untuk melangkah bersama, saling mengisi, menjalin hubungan koordinasi yang harmonis, sehingga Visi Misi Gubernur Lampung menjadi Masyarakat Lampung Berjaya baik Nasional dan Internasional dapat terwujud,” jelas Riana.

Riana mengatakan saat ini banyak program pemerintah yang penuntasannya perlu dilakukan secara kolaborasi dengan banyak pihak. Antara lain penuntasan kemiskinan, menjaring anak putus sekolah, hingga menjaga kesehatan ibu hamil.

Khusus kesehatan terhadap ibu hamil ini, Riana berpesan agar Ny. Neliwati selaku Ketua TP PKK Mesuji bisa menggerakkan kader PKK untuk ikut memantau dari awal bersama kader posyandu.

“Semua potensi yang bisa mengakibatkan risiko kala hamil hingga melahirkan agar bisa diketahui sejak dini dan dipantau secara rutin,” katanya.

Menurut Riana, para kader kader PKK yang ada di tingkat desa hingga kecamatan bisa diajak untuk sinergi dengan pemerintah menyiapkan generasi emas masa depan. Salah satunya dengan ikut mendampingi ibu hamil yang ada di sekitarnya.

“Semua itu perlu dilakukan kader PKK  sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi ke depan. Jadi, para kader PKK harus proaktif mengajak ibu-ibu sekitarnya untuk turut aktif menjaga kesehatan ibu hamil.