Mutasi Jabatan, Ardi Wibowo Jabat Kasi Pidsus Kejari Kotabumi

Kepala Kejari Kotabumi, Lyla Agustina (kedua kanan) bersama mantan Kasi Pidsus, Muchlis (kiri) dan Kasi Pidsus Kejari yang baru, Ardi Wibowo (kanan) usai prosesi serah terima jabatan Kasi Pidsus yang lama ke Kasi Pidsus yang baru, Rabu (25/3)....

Mutasi Jabatan, Ardi Wibowo Jabat Kasi Pidsus Kejari Kotabumi
Kepala Kejari Kotabumi, Lyla Agustina (kedua kanan) bersama mantan Kasi Pidsus, Muchlis (kiri) dan Kasi Pidsus Kejari yang baru, Ardi Wibowo (kanan) usai prosesi serah terima jabatan Kasi Pidsus yang lama ke Kasi Pidsus yang baru, Rabu (25/3).



Feaby/Teraslampung.com

KOTABUMI–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) menggelar acara serah terima jabatan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) yang lama ke Kasi Pidsus yang baru, di Aula Kejari Kotabumi, Rabu (25/3) pagi.  Jabatan  Kasi Pidsus Kejari Kotabumi diserahterimakan dari Muchlis,S.H. kepada  Ardi Wibowo, mantan Jaksa fungsional Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Mutasi ini adalah hal yang biasa. Tujuannya hanya untuk penyegaran dan pengembangan karir,” kata Kepala Kejari Kotabumi, Lyla Agustina seusai acara.

Menurut perempuan berjilbab ini, mantan bawahannya, Muchlis akan menjabat Kasi Intel Kejari Wonogiri, Jawa Tengah. Sementara, Kasi Pidsus yang baru berasal dari Kejari Lampung. “Pak Muchlis jadi Kasi Intel di Wonogiri,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kasi Pidsus, Ardi Wibowo menyatakan dirinya siap melanjutkan berbagai pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh pejabat lama. “Saya akan berusaha menyelesaikan tugas – tugas yang belum terselesaikan oleh pak Muchlis,” terang dia.

Ia juga menuturkan, sudah menjadi tugasnya untuk membuat Kabupaten Lampura bersih dari praktik korupsi. Untuk itu, ia meminta semua pihak bergandengan tangan dalam memberantas tindak pidana korupsi. 

“Sudah jadi kewajiban kami untuk menjaga Kotabumi bersih dari praktik korupsi,” katanya.

Sementara, Muchlis mengutarakan harapannya agar pejabat baru yang menggantikan dirinya dapat terus menjaga Kotabumi bersih dari praktik korupsi dan dapat segera menyelesaikan tugasnya yang terpaksa tertunda lantaran mutasi ini. “Kita harap, pejabat yang baru dapat terus membuat Kotabumi bersih dari korupsi,” harap dia.