Kondisi Sarana Kesehatan di Pekon Sukoharum Pringsewu Sangat Memprihatinkan

Puskesmas Pembamtu (Pustu) di Desa Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu kondisinya memprihatinkan. PRINGSEWU, Teraslampung.com  –Pekon (Desa) Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu ternyata kondisinya tak...

Kondisi Sarana Kesehatan di Pekon Sukoharum Pringsewu Sangat Memprihatinkan
Puskesmas Pembamtu (Pustu) di Desa Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu kondisinya memprihatinkan.

PRINGSEWU, Teraslampung.com  –Pekon (Desa) Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu ternyata kondisinya tak seharum namanya. Berada agak terpencil dari  pusat pemerintahan daerah membuat pekon tersebut kurang mendapatkan perhatian. Di bidang kesehatan, misalnya, kondisi di Pekon Sukoharum sangat memprihatinkan.

Sarana dan prasaran kesehatan di pekon yang termasuk desa tertinggal ini sangat minim.  Puskesmas Pembantu (Pustu) yang keberadaannya sudah rusak parah, tidak ada sumur maupun MCK layaknya tempat pelayanan kesehatan. Juga tidak  ada aliran  listrik.

Kamto, salah satu warga Pekon Sukoharum, mengatakan, sebagai warga kami sangat prihatin dengan keberadaan puskesmas pembantu yang ada dipekon ini selain butuh bantuan rehab gedung, pemasangan jaringan listrik, pembuatan sumur, tenaga medisnya pun hanya  satu orang dan ini sangat kurang sekali.

Menurut Kamto, yang lebih memprihatinkan  Kepala Puskesmas Pembantu saja tidak punya staf. Selain itu, fasilitas yang ada di Pustu tersebut  minim,

“Apa karena pekon kami ini letaknya terpencil di perbatasan dengan kabupaten lain,  makanya kurang diperhatikan ?” Kami berharap kepada pemerintah dapat memberi bantuan terkait keluhan ini,” katanya.

Kepala Pekon Sukoharum, Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Ridwan, melalui sambungan telepon selulernya membenarkan kondisi yang dialami pihajnya. Ia  mengharapkan adanya perhatian pemerintah terutama Dinas Kehatan.

“Kami minta ada perhatian. Setidaknya pada tahap awal dipasangjaringan listrik. Kami juga sangat membutuhkan  sumur sebagai sarana air bersih atau untuk MCK.

Ridwan, mengatakan, Walau statusnya puskesmas pembantu, pelayanan dan sarana prasaranya yang layak, sehingga petugas maupun masyarakat nyaman menggunakan fasilitas Pustu tersebut.

Hal serupa diungkapkan Kepala Puskesmas Pembantu di Pekon Sukoharum, Tuhadi, Amd.Kep, Kamis (26/2),

Menurut Tuhadi, kondisi Pustu yang dibangun pada tahun 2008 saat ini kondisinya sangat memprihatinkan sebab kayu kusen pintu dan jendala sudah ada yang rapuh dimakan rayap dan juga flapon atasnya  sudah banyak yang rusak,

“Belum pernah tersentuh rehab atau pun perbaikan dan sudah diajukan rehab ringan namun sampai saat ini belum ada realisasinya,”katanya.

Andoyo