Dua Rumah Warga Hancur Dihantam Angin Puting Beliung
Feaby/Teraslampung.com Angin puting beliung (ilustrasi) Kotabumi–Sedikitnya dua rumah di Desa Gunung Keramat, Abung Semuli, Lampung Utara (Lampura) hancur berantakan dihantam angin puting beliung, Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB....
Feaby/Teraslampung.com
| Angin puting beliung (ilustrasi) |
Kotabumi–Sedikitnya dua rumah di Desa Gunung Keramat, Abung Semuli, Lampung Utara (Lampura) hancur berantakan dihantam angin puting beliung, Minggu (23/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Selain memporak – porandakan dua rumah itu milik Sarbini, dan Herwan, bencana alam ini juga merusak belasan rumah warga lainnya. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut Herwan, ketika bencana alam itu terjadi, dirinya dan keluarga sedang tidak di rumah. Setibanya di rumah, ia melihat rumahnya yang berbahan anyaman bambu atau geribik telah rata dengan tanah.
“Waktu saya pulang ke rumah, rumah sudah rata dengan tanah,” tuturnya, Senin (23/3).
Menurut keterangan tetangga, kata Herwan, rumahnya hancur berantakan tersapu angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras. Angin kencang ini terjadi begitu cepat dan menyambar apa saja yang dilintasinya. “Selain merusak rumah, angin kencang ini juga merobohkan sejumlah pohon,” kata dia.
Camat Abung Semuli, Juwono, melalui sambungan telepon mengatakan pihaknya tengah mendata warganya yang menjadi korban bencana angin puting beliung itu. Berdasarkan pendataan, jumlah korban bencana alam di wilayahnya mencapai 11 warga.
“Dua rumah rusak cukup parah dan sembilan rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Kita juga sudah laporkan hal ini ke Pemkab,” terangnya.
Di tempat berbeda, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ansori Yazid menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan bantuan sementara berupa makanan siap saji kepada warga korban bencana alam di Abung Semuli.
“Saat ini, tim BPBD masih berada dilokasi bencana untuk membantu masyarakat dan mendata korban. Data ini diperlukan dalam penyaluran bantuan oleh Pemkab nanti,” katanya mengakhiri pembicaraan.





