Di Lampung Timur, Nusron Wahid akan Kampanye Migrasi Aman
Nusron Wahid (dok rmol) SUKADANA– Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang juga Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid akan berkunjung ke dua Kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Lampung Timu...
| Nusron Wahid (dok rmol) |
SUKADANA– Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang juga Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid akan berkunjung ke dua Kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Lampung Timur dan Waykanan guna mengampanyekan migrasi aman dan antiperdagangan manusia.
Manager Counter Trafficking International Organization for Migration (IOM) Indonesia Nurul Qoiriah, di Lampung Timur, Jumat (6/3) menjelaskan, setiba di Lampung Timur Nusron akan mengunjungi peternakan kambing yang dikelola oleh Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lampung dan IOM Indonesia di Desa Buanasakti, Kabupaten Lampung Timur.
“Setelah itu disusul kegiatan dialog interaktif dengan masyarakat Kabupaten Lampung Timur,” paparnya.
Berdasarkan laporan BNP2TKI, terhitung sejak 2011 setidaknya 17,000 orang per tahun diberangkatkan menjadi TKI ke luar negeri dari Provinsi Lampung.
Jumlah tersebut tentunya belum termasuk mereka yang direkrut dan diberangkatkan ke luar negeri melalui jalur tidak prosedural dan tidak berdokumen.
Berkaitan dengan itu, IOM bekerjasama dengan sejumlah pihak di Lampung seperti PC GP Ansor Waykanan dan Justice Peace Integrity of Creation (JPIC) FSGM Kabupaten Pringsewu memberikan edukasi mengenai migrasi aman dan bahaya tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.
Setelah mengunjungi Lampung Timur, kegiatan kampanye dan dialog interaktif bersama Nusron Wahid yang dilahirkan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada 12 Oktober 1973 itu, juga digelar di Kabupaten Waykanan dengan tema Festival Maslahat (Migrasi Aman, Pentas Seni Pelajar dan Deklarasi Anti Human Trafficking/Perdagangan Orang).
Kepala BNP2TKI rencananya juga akan menyerahkan hadiah dan trophy kepada pemenang lomba menulis bertema “Migrasi Aman dan Bahaya TPPO”.
Nurul menambahkan, pihaknya mengapresiasi partisipasi aktif PC GP Ansor Waykanan dalam kegiatan bertema”Mempromosikan Migrasi Aman, Mencegah Terjadinya Perdagangan Orang di Indonesia” yang dihelat pihaknya sejak
“Terima kasih sekali, apa yang dilakukan GP Ansor Waykanan ialah sesuatu yang luar biasa sekali. IOM Indonesia senang bekerjasama dengan organisasi seperti ini atau memiliki akar rumput karena hal tersebut bagi kami menjadi sangat penting,” ujar Nurul.
Nurul yang sekitar tahun 1990 ke atas aktif di Fatayat NU Semarang, Jawa Tengah itu menilai, Ansor Waykanan bisa diterima masyarakat dan pemerintah.
Ia menilai, hal tersebut merupakan jembatan bagus untuk mengkampanyekan migrasi aman, karena terkadang pihaknya bekerja sama dengan LSM, bagus di masyarakat tapi kontra dengan pemerintah.
Wakil Sekretaris I PC GP Ansor Way Kanan, Pebri yang merupakan panitia kegiatan itu di Waykanan mengatakan, GP Ansor Waykanan sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Waykanan terkait kedatangan Nusron Wahid.
“Dua hari ini kami sudah berdiskusi bersama Bupati Bustami Zainudin, Assisten II, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satpol PP hingga Bagian Umum,” ujar Pebri , didampingi Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) Kabupaten Waykanan Heri Amanudin.
Bustami yang semasa mahasiswa juga aktif bergiat di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu menurut Pebri juga antusias untuk menyambut Kepala BNP2TKI Nusron Wahid berserta rombongan dari IOM untuk melakukan kunjungan ke Waykanan.
“Beliau rencananya akan menyambut sahabat Nusron Wahid di perbatasan Lampung Utara dan Waykanan,” katanya.





