Dampingi Menteri Susi di Bumi Dipasena, Gubernur Ridho Berharap Kejayaan Udang Dipasena Kembali Bangkit

Gubernur Lampung Ridho Ficardho dan Bupati Tulangbawang Hanan Razak mendampingi Menteri Susi Pudjiastuti di Bumi Dipasena, Rawajitu Timur, Tulangbawang, Rabu (4/3). RAWAJITU, Teraslampung.com — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menyambut...

Dampingi Menteri Susi di Bumi Dipasena, Gubernur Ridho Berharap Kejayaan Udang Dipasena Kembali Bangkit
Gubernur Lampung Ridho Ficardho dan Bupati Tulangbawang Hanan Razak mendampingi Menteri Susi Pudjiastuti di Bumi Dipasena, Rawajitu Timur, Tulangbawang, Rabu (4/3).

RAWAJITU, Teraslampung.com — Gubernur Lampung Ridho Ficardo menyambut dan turut mendampingi Menter Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat melakukan kunjungan kerja ke Bumi Dinasena, Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang, Rabu (4/3).

Selain naik helikopter dan perahu bersama, Menteri Susi dan Gubernur Ridho juga bersama-sama menyaksikan panen udang windu yang dibudidayakan secara mandiri oleh para petambak. Usai menyaksikan panen udang, Ridho mendampingi Menteri Susi bertemu dengan keluarga para petambak di halaman kantor P3UW.

Dalam sambutannya Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melaporkan bahwa sumberdaya kelautan dan perikanan Provinsi Lampung cukup melimpah. Dengan luas wilayah 60.000 Km2 yang terdiri dari daratan 35.376,5 Km2 dan Laut 24.820 Km2. Garis pantai 1.105 km dan terdapat pulau pulau kecil sebanyak 132 pulau dan  terdapat Teluk Semangka dan Teluk Lampung dan 6 sungai besar yaitu way sekampung, way mesuji, way seputih, way tulang bawang, way semangka dan way jepara.

Menurut Gubernur, Lampung sebagai penghasil udang tetbesar yang berkontribusi sebesar 60% Nasional. Lahan tambak yang belum termanfaatkan dengan baik seluas 31.801,78Ha dan yang sudah dimanfaatkan seluas 38.062,76 Ha. Kabupaten Tulang Bawang khususnya Kampung Dipasena merupakan 43% dari lahan tambak aktif di Propinsi Lampung.

Sedangkan nilai ekspor ikan dan udang selama tahun 2014 sebanyak US$ 213,1 Juta sedangkan pada Bulan Desember 2014 mengalami peningkatan ekspor sebesar 25,74% (US$ 4,3 juta). Ikan dan udang menyumbang kontribusi ekspor  Provinsi Lampung sebesar 5,74%.

Dia menambahkan, Nilai Tukar Petani (NTP) sektor perikanan tangkap sebesar 107,57 dan perikanan budidaya sebesar 97,37.

Terkait pertambakan udang windu Dipasena, Gubernur .Ridho Ficardo  mengatakan tambak Dipasena pada tahun 1990-an  merupakan kawasan minapolitan terbesar di Asia.

“Oleh karena itu, dengan kedatangan Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan diharapkan sebagai penyemangat dan sekaligus pendorong petani tambak Dipasena mencapai kejayaan ya kembali yaitu dengan program normalisasi kawasan eks-Dipasena. Dengan demikian tingkat kesejahteraan petani tambak cepat meningkat,” katanya.