Tumbuh 6,38 Persen, Aset Bank Lampung Jadi  Rp11,55 Triliun pada Semester I 2026

Jul 10, 2026 - 12:00
Updated: 10 hours ago
0 3
Tumbuh 6,38 Persen, Aset Bank Lampung Jadi  Rp11,55 Triliun pada Semester I 2026
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menyampaikan kinerja tersebut dalam Media Update Kinerja Industri Keuangan Provinsi Lampung Semester I 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan di Bandarlampung, Jumat, 10 Juli 2026.

Teraslampung.com, Bandarlampung — PT Bank Lampung membukukan aset Rp11,55 triliun hingga Juni 2026. Nilai itu tumbuh 6,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan juga terjadi pada penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Kredit Bank Lampung mencapai Rp7,91 triliun atau tumbuh 9,89 persen secara tahunan. Adapun DPK naik 11,36 persen menjadi Rp8,93 triliun.9

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menyampaikan kinerja tersebut dalam Media Update Kinerja Industri Keuangan Provinsi Lampung Semester I 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandarlampung, Jumat, 10 Juli 2026.

"Per Juni 2026 total aset Bank Lampung mencapai sekitar Rp11,5 triliun atau tumbuh 6,38 persen. Kemudian kredit tumbuh 9,89 persen menjadi Rp7,91 triliun dan dana pihak ketiga tumbuh 11,36 persen menjadi Rp8,93 triliun," kata dia.

Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Lampung tercatat 29,27 persen. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level 88,55 persen.

Likuiditas bank juga tercermin dari rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) sebesar 82,66 persen. Sementara rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tercatat 2,86 persen.

Dari total kredit Rp7,91 triliun, kredit konsumtif masih mendominasi dengan nilai Rp5,87 triliun atau tumbuh 10,34 persen. Kredit produktif mencapai Rp2,05 triliun atau tumbuh 8,60 persen.

Dengan komposisi tersebut, kredit konsumtif menyumbang sekitar 74 persen dari total penyaluran kredit, sedangkan kredit produktif sebesar 26 persen.

Pada segmen produktif, outstanding kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1,09 triliun. Kredit korporasi tercatat Rp957 miliar, sementara outstanding Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp918 miliar. Realisasi plafon KUR hingga Juni 2026 sebesar Rp359 miliar.

Indra mengatakan penyaluran kredit produktif diarahkan ke sejumlah sektor ekonomi di Lampung, antara lain pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan, industri pengolahan, aktivitas keuangan, serta konstruksi.

Bank Lampung juga menyalurkan pembiayaan kepada pemerintah daerah, pembiayaan infrastruktur, dan kredit sindikasi bersama bank lain.

Sementara itu, penghimpunan DPK sebesar Rp8,93 triliun tumbuh 11,36 persen dibandingkan Juni 2025. Pertumbuhan terjadi pada giro, tabungan, dan deposito.

Giro mencapai Rp2,609 triliun atau tumbuh 2,63 persen. Tabungan mencapai Rp1,928 triliun atau naik 10,81 persen. Deposito menjadi instrumen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 17,53 persen menjadi Rp4,398 triliun.

Indra mengatakan giro Bank Lampung masih didominasi oleh dana pemerintah daerah.

Di sisi digitalisasi, jumlah pengguna Mobile Banking Bank Lampung mencapai 186.128 pengguna pada Juni 2026, meningkat 22,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jumlah agen Laku Pandai Lampung Smart juga meningkat menjadi 3.107 agen atau tumbuh 53,34 persen. Adapun merchant QRIS yang bekerja sama dengan Bank Lampung mencapai 12.295 merchant, naik 23,39 persen secara tahunan.

Digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) juga telah diterapkan di 12 dari 16 pemerintah daerah di Lampung. Hingga semester pertama 2026, tingkat implementasinya mencapai 75 persen.

Indra mengatakan Bank Lampung akan melanjutkan penguatan fungsi intermediasi, layanan digital, dan pembiayaan sektor produktif.

Kinerja semester pertama tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Lampung meningkatkan penyaluran pembiayaan sekaligus menghimpun dana masyarakat di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User