Siswa SMA dan SMK yang Rayakan Kelulusan Diimbau tidak Lakukan Konvoi di Jalan Raya

‎Feaby/Teraslampung.com Para sisws SMA merayakan kelulusan dengan konvoi di jalan raya (ilustrasi) Kotabumi–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara (Lampura), Suwandi, ‎mengimbau para siswa SMA dan SMKyang merayak...

Siswa SMA dan SMK yang Rayakan Kelulusan Diimbau tidak Lakukan Konvoi di Jalan Raya

‎Feaby/Teraslampung.com

Para sisws SMA merayakan kelulusan dengan konvoi di jalan raya (ilustrasi)

Kotabumi–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara (Lampura), Suwandi, ‎mengimbau para siswa SMA dan SMKyang merayakan kelulusan tidak  mengadakan konvoi kendaraan di jalan raya,  Jumat (15/5) mendatang.

‎”Imbauan ini sudah kami sampaikan kepada seluruh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK supaya budaya konvoi usai pengumuman kelulusan dapat diminimalisir karena akan mengganggu kenyamanan para pengguna jalan yang lain,” kata Suwandi melalui sambungan telepon, Selasa (12/5).

Menurut Suwandi, pihaknya juga telah menginstrusikan kepada seluruh kepala sekolah untuk mewajibkan para peserta didiknya mengenakan pakaian muslim saat pengumuman kelulusan siswa. Tujuannya agar budaya corat – coret saat perayaan pengumuman dapat ditiadakan sehingga pakaian layak pakai yang mereka gunakan saat bersekolah dapat disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan.

“Kami  sudah instruksian kepada para sekolah untuk menyediakan kain atau sejenisnya untuk menampung aspirasi para siswa untuk corat – coret dan sejenisnya,” tuturnya.

Selain mengimbau secara langsung untuk meminimalisir konvoi kendaraan di jalan raya dan budaya corat – coret, pihaknya juga telah meminta pihak SMK untuk mengumumkan kelulusan para peserta didik masing – masing melalui website resmi sekolah.

“Khusus SMK 1, 2, dan 3, pengumumannya lewat website agar tak ada budaya konvoi kendaraan dan corat – coret pakaian usai pengumuman,” imbuh dia.

Kendati demikian, menurut mantan kepala SMP Negeri 7 Kotabumi ini, pihaknya juga tetap melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian agar tak terjadi hal – hal yang tak diinginkan jika memang konvoi kendaraan para siswa tetap berlangsung.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian untuk mengamankan perayaan kelulusan para siswa pada Jum’at mendatang,”

Sebelumnya, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara sempat mengimbau kepada seluruh peserta didik SMA/SMK untuk tidak melakukan budaya corat – coret pakaian saat merayakan kelulusan siswa.