Sepak Pojok

“Berbahagialah” Mereka pada Pekan Pertama Oktober 2015

Willy Pramudya Berbahagialah mereka yang baru saja merayakan Hari Kesaktian...

Sepak Pojok: Maya (3)

Tomi Lebang Segala yang fana, yang tak kaudapat di dunia nyata, ke mana eng...

Sepak Pojok: Maya (2)

Tomi Lebang Yang terlihat nyata kini, mungkin hanyalah yang tersisa dari du...

Sepak Pojok: Maya

Tomi Lebang Di dunia yang kian menua, segala yang nyata dan kasat mata, bis...

Sepak Pojok: Adil

Tomi Lebang Setya Novanto dan Fadly Zon, dua wajah Melayu yang muncul di an...

Iblis Adalah Panglima

Syamsul Arifien Dialektika peran kemanusiaan di muka bumi yang tampak sederha...

Mengganti Tuhan

Sunardian Wirodono KTP Tuhan (ilustrasi/kompas.com) Akhirnya, kekhaw...

Tuhan dan 1.000 Pertanyaan Koplak

Oyos Saroso H.N. Tuan Tuhan, bukan? Tunggu sebentar  saya sedang keluar. La...

Metro Berkobar Cinta: Bayi Cinta, Api Cinta

Syamsul Arifien Akan halnya TK-SPM semula adalah jabang bayi yang lahir dadak...

Metro Berkobar Cinta: Taman Cinta

Syamsul Arifien Awal tahun 2000 silam saya bersama sejumlah kawan aktivis Kot...

Tak Ada Lagi Monyet Ikut Pilkada

Oyos Saroso H.N. Pada sepenggal waktu perjalanan era reformasi di Indonesia,...

Cerita tentang Elanto Wijoyono, Sang Pencegat Moge P...

Sunardian Wirodono Elanto Wijoyono (32) sekarang lagi ngetop-ngetopnya. Itu g...

Sepak Pojok: Merdeka

Tomi Lebang SATU hari di tahun 2010, sebuah mobil mewah hadir dan terparkir...

Sepak Pojok: Bintang Kehormatan NKRI

Made Supriatma* Tadi pagi, inbox FB saya kedatangan dua pesan. Keduanya men...

Sepak Pojok: Menghina

Rusdi Mathari Surat itu diterima Uskup Mandell Creighton 3 April 1887. Peng...

Pantun Politik dalam Hujan

Puisi Husnizar Hood Hujan gerimisSemoga tak lebatAda yang menangisPartai ta...