Sebanyak 76 Bangunan Sekolah di Lampung Utara akan Diperbaiki
Feaby/Teraslampung.com Ruang kelas SDN V Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara yang masih berlaintai tanah. KOTABUMI–Sebanyak 76 sekolah di Lampung Utara dipastikan akan mendapat perbaikan gedung sekolah ya...
Feaby/Teraslampung.com
| Ruang kelas SDN V Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara yang masih berlaintai tanah. |
KOTABUMI–Sebanyak 76 sekolah di Lampung Utara dipastikan akan mendapat perbaikan gedung sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2015.
Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pendidikan, Gunaido Utama mengatakan, ke-76 sekolah penerima rehabilitasi gedung sekolah itu mulai dari tingkat SD hingga tingkat SMA/SMK. “Rinciannya 29 SD, 20 SMP, 15 SMA, dan 12 SMK,” urai dia usai pelaksanaan sosialisasi dan bimtek tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) bagi sekolah penerima DAK tersebut, di SMK Nusantara, Selasa (8/9)
Adapun total besaran alokasi DAK bidang pendidikan tahun ini, menurut Gunaido, jumlahnya mencapai Rp24,9 Miliar. Selain diperuntukan bagi perbaikan gedung, DAK ini juga akan diperuntukan bagi pengadaan paket pelengkap IPA dan kesenian untuk SMP.
“Pengalokasian DAK ini akan lebih banyak untuk fisik (rehab) ketimbang pengadaan. Kalau pengadaan paket pelengkap IPA dan kesenian hanya untuk SMP,” paparnya tanpa mau menjelaskan secara rinci berapa total anggaran untuk rehabilitasi gedung maupun pengadaan tersebut.
Sementara mengenai tujuan diadakannya sosialisasi serta Bimtek bagi sekolah penerima DAK kali ini, jebolan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengatakan bahwa sosialisasi dan Bimtek ini selain merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan tapi juga untuk memberikan pemahaman kepada sekolah – sekolah penerima DAK seputar tata cara penyusunan laporan, capaian hasil kerja, hingga proses pencairan dana tersebut.
“Jika mereka (Kepala Sekolah) sudah paham tentang tata cara pengelolaan DAK, mereka dapat terhindar dari tindakan berbagai oknum yang berusaha mencari-cari kesalahan,” tegas bapak dua anak ini.
Berita Terkait: Bantuan tak Pernah “Mampir” di SDN Margorejo





