Pemkab Lampung Utara Respons Soal Warganya di Iran yang Minta Bantuan
Teraslampung.com, Kotabumi--Dikarenakan merasa tersiksa, seorang warga Lampung Utara yang bekerja di Iran meminta bantuan pemerintah untuk dapat kembali ke tanah air. Permintaannya itu disampaikannya dalam sebuah video viral belum lama ini.
Belakangan diketahui, perempuan tersebut bernama Indah Pajar Wati (23) dari Desa Hanakaujaya, Sungkai Utara, Lampung Utara. Dalam videonya, Indah mengklaim bahwa agennya telah menipunya. Hal itu dikarenakan Iran bukanlah tujuan tempatnya bekerja, melainkan United Arab Emirates.
Selain itu, majikannya di Iran juga memperlakukannya tidak cukup baik. Majikannya menyita ponselnya dan tidak memberikannya gaji selama tiga bulan belakangan ini.
"Saya di sini tersiksa, pak. Saya hanya ingin pulang," katanya dalam video.
Menyikapi video viral tersebut, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Lampung Utara melalui Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta) langsung melakukan penelusuran. Hasilnya, yang bersangkutan memanglah warga Lampung Utara dari Desa Hanakaujaya, Sungkai Utara. Kepastian ini didapat dari pihak kecamatan.
"Ternyata warga Desa Hanakaujaya," jelas Kepala Bidang Penta, Agusri Junaidi, Selasa (14/7/2026).
Persoalan ini telah mereka tindak lanjuti dengan melaporkannya kepada Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada warga yang diduga menjadi korban penyelenggaraan jasa penempatan tenaga kerja ilegal.
"Selanjutnya, pihak BP3MI Lampung akan berkoordinasi dengan Perwakilan Republik Indonesia di Iran terkait hal ini," kata dia.
Ia menuturkan, keberangkatan Indah sebagai Tenaga Kerja Wanita sendiri terindikasi tidak melalui jalur resmi alias ilegal. Dasarnya, tidak pernah ada catatan nama yang bersangkutan dalam data mereka.
"Kami berharap BP3MI dapat segera melakukan penelusuran dan langkah-langkah perlindungan yang diperlukan," terangnya.
Terpisah, Camat Sungkai Utara, Zulham A. Razak membenarkan, Indah merupakan salah seorang warganya. Sebelum diketahui berada di Iran, pihak keluarga mengetahuinya bekerja di Jakarta. Di awal tahun ini, Indah sempat pulang ke rumah orang tuanya. Indah sendiri berstatus janda satu anak. Usia anaknya sekitar tiga tahun.
"Beliau ke luar negeri melalui jalur ilegal," kata dia.
Feaby Handana
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0






Comments (0)