Puisi Menjelma Teater, 'Poetry in Space and Time' Siap Dipentaskan di Lampung

Jul 15, 2026 - 20:09
Updated: 1 hour ago
0 4
Puisi Menjelma Teater, 'Poetry in Space and Time' Siap Dipentaskan di Lampung

Teraslampung.com, Bandarlampung — Rumah Sastra Mata Dunia akan mementaskan pertunjukan teater berbasis puisi bertajuk Poetry in Space and Time pada 12–13 Agustus 2026 di Gedung Teater Tertutup (GTT) Taman Budaya Lampung, Bandarlampung.

Pementasan yang didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung serta Taman Budaya Lampung itu disutradarai Edy Samudra Kertagama dengan Karlina sebagai asisten sutradara. Karya ini memadukan pembacaan puisi dengan unsur teater, musik, gerak, tata cahaya, dan visual artistik.

Manajer Produksi Ganes mengatakan pertunjukan tersebut dirancang agar puisi dapat dinikmati melalui pengalaman artistik yang lebih utuh.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman teater yang membuat puisi tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan. Penonton diajak memasuki ruang refleksi melalui bahasa, musik, tubuh, dan suasana panggung," kata Ganes.

Dalam proses produksinya, Rumah Sastra Mata Dunia melibatkan pelajar dari Darma Bangsa School, SMAS Perintis 2, dan SMK Negeri 3 Bandar Lampung. Keterlibatan para siswa itu menjadi bagian dari pembelajaran seni sekaligus ruang berekspresi melalui teater.

Secara tematik, Poetry in Space and Time mengangkat persoalan kerinduan, kehilangan, dan luka batin. Kisahnya mengikuti perjalanan tokoh "aku" yang mencari makna rumah, menghadapi kenangan, serta mempertanyakan kebenaran melalui rangkaian metafora yang diterjemahkan ke dalam bahasa panggung.

Deretan pemain yang terlibat antara lain Tasya Fachni, Safira Jasmine Azzahra, M. Kevin Bayyanaka Althaf, Sultan Razeen Fahri, Kayla Zaida Wijaya, Genoveva Estungkara Linton, Hanna Azzahra, Maiza Adreena, Nana Gregorius, dan Suci.

Produksi ini didukung tim kreatif yang terdiri atas Shebee sebagai kreatif, Ganes dan Jojo sebagai manajer produksi, Josep Arisandi sebagai dramaturg, Rico el Maut sebagai pengamat proses, J.A. sebagai penata cahaya, Jack Mogers dan Iwan sebagai penata artistik, Citra sebagai penata kostum dan rias sekaligus ticketing, Nana Gregorius sebagai penata musik, serta Ajie sebagai koreografer.

Rumah Sastra Mata Dunia merupakan komunitas sastra yang berdiri di Bandar Lampung sejak 12 Agustus 1992. Berawal dari Bengkel Deklamasi Lampung, komunitas ini aktif menggelar pelatihan menulis kreatif, pembacaan puisi, diskusi sastra, musikalisasi puisi, hingga produksi teater berbasis puisi. Selama lebih dari tiga dekade, komunitas tersebut juga rutin melakukan pembinaan dan roadshow sastra di berbagai SMA dan SMK di Lampung.

Panitia membuka pertunjukan ini untuk umum. Informasi pemesanan tiket dapat diperoleh melalui Ganes di nomor 0822-7887-6151 atau Citra di nomor 0895-1569-4333.

Christian Saputro

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User