Pemkab Lampung Tengah Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah
Teraslampung.com, Lampung Tengah — Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah memperkuat penanganan anak tidak sekolah (ATS) melalui Focus Group Discussion (FGD) Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun dan ATS 2026.
FGD digelar di Ruang BJW, Kompleks Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati.
Turut hadir perwakilan Direktorat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jumeri, M.Si., serta sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait.
Candra mengatakan pendidikan menjadi salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan anak-anak memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
“Melalui FGD ini, kita berharap dapat menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung program Wajar 13 Tahun dan menekan angka Anak Tidak Sekolah,” kata Candra.
Menurut dia, persoalan ATS tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Penanganannya membutuhkan keterlibatan sekolah, pemerintah kecamatan dan kampung, dunia usaha, organisasi masyarakat, orang tua, serta masyarakat.
Candra mengatakan pemerintah juga perlu memiliki data yang akurat untuk mengetahui anak yang berisiko putus sekolah maupun mereka yang sudah tidak bersekolah. Data itu menjadi dasar untuk menentukan bentuk pendampingan dan intervensi.
FGD tersebut diarahkan untuk memperbaiki pemetaan ATS di Lampung Tengah. Pemerintah daerah berharap data yang dihasilkan dapat digunakan untuk menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Pemkab Lampung Tengah menyatakan akan memperkuat koordinasi lintas sektor agar program Wajar 13 Tahun berjalan efektif. Pemerintah juga menargetkan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
Hasil FGD akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam penyusunan kebijakan pendidikan Kabupaten Lampung Tengah, termasuk strategi penanganan anak yang terancam atau telah meninggalkan bangku sekolah.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)